Menuntut Ilmu

161635

Zaman sekarang,

Banyak orang BACA BUKU katanya biar KEKINIAN

Banyak orang PERGI KULIAH katanya biar dapat gelar SARJANA

Banyak orang DATANG KAJIAN katanya biar dibilang sedang BERHIJRAH

Banyak orang IKUT ORGANISASI bukan buat belajar, tapi cuma biar namanya TERKENAL

WHAT??!! Mau jadi apa dunia kalau seperti ini? Ketika banyak orang berlomba-lomba mencari ilmu cuma buat mengejar pujian dan sanjungan, ketika banyak orang berlomba-lomba daftar di berbagai organisasi cuma biar namanya tersebar seantero dunia, tidak ingatkah kalian semua tentang firman Allah SWT dalam surat Al Mujadila ayat 11 :

mujadila 11

Artinya : “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Memang sih, gak bisa dipungkiri kalau kita kuliah di kedokteran biar dapet gelar S.Ked, ikut organisasi FULDFK biar namanya terkenal dan punya banyak temen, itu memang sifat dasar manusia yang memang gila akan pujian dan sanjungan, but jangan jadikan itu semua sebagai niat yang utama ya ikhwah. Niatkan semua hanya karena Allah SWT. Karena bukankah amal dan perbuatan seorang hamba akan dinilai berdasarkan niatnya?

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Sama halnya dengan ketika ada seseorang yang aktif berdakwah, baca buku Islami, ikut kajian sana sini, katanya untuk memantaskan diri buat jodoh sholih yang sudah di incar. Memantaskan diri memang harus, tapi lagi-lagi jangan sampai niatnya salah ya, jangan sampai kecintaanmu kepada manusia lebih besar dari kecintaanmu kepada Allah.

Kalau ngomongin tentang menuntut ilmu, itu artinya wajib juga kita ngomongin tentang rasa malas. Korelasinya apa? Karena kebanyakan orang zaman sekarang lebih seneng scroll instagram artis daripada scroll website FULDFK. Mereka atau bahkan kita lebih seneng naik gunung daripada datang ke seminar nasional, kalau ada yang ngeles ya kan di instagram juga kita bisa ngambil hikmahnya, naik gunung juga bisa menambah pengetahuan dan kecintaan kepada penciptanya, #gubrak, ya memang sih, tapi coba direnungkan lagi lebih besar mana manfatnya? Gak ada yang ngelarang kalian buat scroll instagram (re : bukan akun dakwah), tapi ingat, aurat terbuka lebar-lebar disana, ingat juga kalau instagram bikin adiktif sampai-sampai lupa waktu sholat, dan hal-hal negatif lain yang lebih besar daripada manfaatnya. Naudzubillah min dzalik…

Malas. Malas. Dan Malas. Bisa dibilang penyakit rakyat. Ketika malas sudah berbicara, kita bisa apa? Malas bisa jadi suatu musibah yang besar bagi penuntut ilmu. Ketika mau baca buku, malas, jadinya tidur. Ketika mau pergi kuliah, malas, jadinya main ke mall. Ketika pergi ke kajian, malas, jadinya malah nongkrong. Apa bedanya kita sama hewan? Yang cuma makan, tidur, reproduksi. Kita punya akal guys, buat mikir untuk menangkal rasa kemalasan yang tiba-tiba hadir.

  1. Kembali ingat, bahwa niat semata hanya untuk Allah
  2. Selalu bersama dengan teman-teman yang baik

Memilih teman yang baik dalam menuntut ilmu ini penting ikhwah. Carilah teman yang rajin mengajak ke masjid, rajin mengajak ke perpustakaan, rajin mengajak bertukar pendapat, bukan teman yang rajin mengajak ke mall, rajin mengajak gibah, rajin mengajak nonton konser, dan rajin lain-lain yang bisa mengikis niatmu untuk menuntut ilmu.

Karena seringkali ikhwah, niat kita sudah lurus nih mau pergi ke kajian, eh tiba-tiba si teman minta anterin beli sesuatu di mall, mau nolak itu sungkan tapi mau diterima itu hmmm gimana ya, itulah balada pertemanan *eh apasih*

  1. Sabar dan tawakkal

Ketika kita sedang berjalan menuntut ilmu, terkadang kita merasa bosan dan sesekali ingin istirahat sebentar. Contohnya saja, pas liburan. Siapa coba yang liburan masih pegang buku? Pasti kebanyakan dari kita berpikiran “ah, mumpung libur santai-santai dulu lah, sebelum balik ke hutan belantara”, kalau sudah seperti ini, jangan diikuti ya ikhwah, bisa jadi keterusan. Kan ilmu itu gak cuma dari buku, gak cuma dari website FULDFK, gak cuma dari ustadz, tapi bisa juga dari sekitar kita. Masih inget kan awalmula pesawat dibuat, terinspirasi dari mana hayooo?

Nah ikwah, semangaatt ya belajarnya,, semoga Allah tambahkan ilmu kita dan menjadikan ilmu yang bermanfaat. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

eighty six + = ninety two