Kebohongan? Untuk Apa dirayakan?

852116011_120561

Ketika kalian membaca artikel ini, kemungkinan besar tanggal 1 April sudah terlewat. But, adakah diantara kalian, wahai saudara muslimku, yang merayakan APRIL MOP? Atau kalian yang seharian kemarin mantengin instastory orang-orang yang sedang asyik merayakan FOOL’s DAY dan akhirnya ada hasrat buat ngikutin ritual terlarang tersebut? Naudzubillah min dzalik..

Tahukah kalian apa itu APRIL MOP? Masak gak tau? Itu lho, April kan sudah jelas nama bulan ya, MOP itu perasaan, yang kalau di Psikiatri kita belajar tentang Gangguan MOP. Itu MOOD kalee… hmm,, Gak lucu ya? Baiklah, abaikan saja sebaris kalimat sebelum ini. Kali ini serius nih, APRIL MOP itu hari Kebohongan, Hari Lelucon, atau orang barat ( it means orang luar negeri bukan orang Sunda ya hmm -_-) biasa menyebutnya FOOL’s DAY. Kebanyakan dari kalian pasti belum tahu embriologi, wkwk apaan sih, maksudnya asal usul mengapa bisa muncul perayaan di setiap tanggal 1 April tersebut. Sebenarnya banyak sumber yang angkat bicara mengenai sejarah perayaan tersebut. Berita CNN indonesia dua hari yang lalu, menyatakan bahwa APRIL MOP sudah dirayakan sejak tahun 1582 di Perancis. Ketika itu, rakyat Perancis melakukan perayaan tahun baru pada awal April atau akhir bulan Maret. Namun hal ini diubah oleh Pope Gregory XIII yang semula dalam 1 tahun hanya 10 bulan menjadi 12 bulan seperti kalender Masehi saat ini.  Tetapi karena ketidaktahuan dan ketidakpercayaan, rakyat Perancis tetap merayakan 1 April sebagai tahun baru. Perilaku tersebut ditertawakan oleh sejumlah masyarakat. Orang-orang itulah yang disebut sebagai “April Fools” atau orang-orang yang tertipu pada bulan April.

Menurut Joseph Boskin, profesor dari Boston University, April Mop berawal dari para pelawak kerajaan Romawi pada masa pemerintahan Raja Constantin I di abad 3-4 sesudah Masehi. Para pelawak ini mengajukan petisi kepada raja untuk mengizinkan mereka untuk menjadi raja walaupun hanya sehari. Raja menyetujui petisi tersebut dan mengangkat Jeter yaitu salah satu pelawaknya untuk menjadi raja dalam sehari pada 1 April. Kemudian 1 April diperingati sebagai hari kemustahilan. Sejak itulah 1 April dikenal dengan April Mop.

Nah, sekarang kalian sudah tau kan gimana perjalanannya sampai bisa lahir kata ‘APRIL MOP’? kalian tahu kan kalo APRIL MOP itu asalnya dari barat? Tapi mirisnya, saudara kita yang beragama islam banyak pake bangetss yang saling berbohong dan membuat lelucon untuk merayakan hari tersebut. Astaghfirullahaladzim.

  1. Berbohong merupakan dosa besar

Namanya juga hari kebohongan, di hari tersebut katanya nih, orang-orang saling membuat kebohongan dan parahnya lagi berita-berita yang terbit pada tanggal 1 april juga dianggap sebagai hoax. Seperti kejadian pada 1 April 1946 (ini kita belum lahir sih hmm), di Hawaii  dan Alaska, 165 orang tewas karena adanya gempa bumi dan tsunami yang menerjang dua daerah tersebut. Banyaknya orang yang tewas tersebut karena mereka tidak percaya dengan berita akan kedatangan tsunami sebelumnya hanya karena berita tersebut bertepatan dengan tanggal 1 April.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menipu, maka ia tidak termasuk golongan kami. Orang yang berbuat makar dan pengelabuan, tempatnya di neraka” (HR. Ibnu Hibban 2: 326. Hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no. 1058)

Apa kalian mau tidak termasuk dalam golongan umat Nabi Muhammad dan menjadi penghuni neraka? Naudzubillah min dzalik

  1. Kebohongan merupakan tanda orang munafik

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tanda orang munafik itu tiga apabila ia berucap berdusta, jika membuat janji berdusta, dan jika dipercayai mengkhianati” (HR Al-Bukhari).

Nah loh, maukah kalian termasuk golongan orang munafik?

  1. Menyerupai orang kafir merupakan hal yang dilarang

Ritual APRIL MOP itu berasal dari orang kafir. Dan sesungguhnya, menyerupai orang kafir (tasyabbuh bil kufroh) itu dilarang di agama kita, bahkan kita diperintahkan untuk menyelisihi orang kafir. Karena sesungguhnya menyerupai mereka walaupun hanya sekedar lahiriyah saja, namun ada kaitannya dengan batiniyah.

Lalu, pasti salah satu diantara kalian ada yang berpikir seperti ini. “loh ini kan sudah lewat tanggal 1 april? Ah basi ah, beritanya.”

Bukankah malaikat selalu mencatat amal kita setiap saat walaupun itu sebesar biji zarrah? Nah, mari kita saling mengingatkan, buat kalian yang kemarin merayakan hari yang katanya ‘FOOL’s DAY’ tersebut, segeralah meminta ampun kepada Allah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri. Ini juga merupakan upaya preventif buat kita semua agar tahun depan tidak merayakan hal ini kembali. Tidak merayakan APRIL MOP dan hari-hari yang katanya SPESIAL menurut orang diluar sana yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist.

Sumber :

Student.cnnindonesia.com

Muslim.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

19 − = seventeen