Kapan Kiamatnya ?

Ada yang bilang, kiamat itu bermula ketika dajjal mulai menampakan wujudnya.

Ada yang bilang, kiamat itu bermula ketika Imam Mahdi muncul dan dibaiat di Ka’bah.

Ada yang bilang, kiamat mulai terjadi ketika Sungai Eufrat mulai mengering.

Ada juga yang bilang, kiamat itu bermula ketika pas lebaran ditanyain “kapan nikah”.

Tapi sadar gak sih kalian.. Kiamat itu berawal dari.. Ketidakpedulian.

Salah satu bentuk dari ketidakpedulian adalah ketidakpedulian akan ilmu agama.

Sekarang ini, orang-orang lebih suka nonton Descendant of the Sunarto dibandingkan nonton kajian ilmu. Sekarang ini, orang-orang lebih suka mempelajari biografi G-dragon daripada belajar biografi Rasullulah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan sekarang ini, orang-orang lebih suka baca buku “Cara Cepat Menurunkan Berat Badan dalam 3 Dasawarsa” dibandingkan baca artikel medicalzone.org. eaaa #promositersebulung

hr bukhori

“Di antara tanda-tanda Kiamat adalah hilangnya ilmu agama dan tersebarnya kebodohan.” – HR Bukhori –

Seorang dokter tidak akan bisa menjalankan praktik kedokteran dengan baik kalau tidak memiliki ilmu tentang kedokteran. Begitupula dengan orang-orang muslim. Tanpa memahami ilmu agama Islam, tentu tidak akan bisa menjalankan praktik ibadah dengan benar. Dan semakin banyak orang yang tidak menjalankan praktik ibadah dengan benar, semakin dekat pula datangnya kiamat. Karena semakin jauh seseorang dari agama, maka akan semakin dekat dia dengan zina.

hr bukhori 2

“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah… (lalu beliau menyebutkan di antaranya:) dan merebaknya perzinaan.”
-HR Bukhori-

Dan itu sudah terjadi sekarang, bisa kita lihat betapa sepinya majelis-majelis ilmu. Tiap kajian yang dateng cuma 3 orang. Pemateri, pemateri cadangan 1, dan pemateri cadangan 2. Sedangkan di sisi lain, orang-orang rela ngantri berjam-jam buat beli tiket nonton film beruang sama perempuan pacaran (Beauty and the Beast ) dan setelah mereka dapat tiket, mereka bakal ngefoto tiket itu, di share buat pamer di Instagram… Terus dijual lagi ke orang lain #kehidupancalotiket…

gambar 1

Betapa sepinya masjid dari jamaahnya. Meskipun masjid adalah tempat yang paling disenangi oleh Allah[1], tempat dimana orang-orang saleh berkumpul dan berbagi ilmu, menasihati dalam kebaikan dan mencegah dari kemungkaran… Tapi tetap aja sepi. Disisi lain, tempat-tempat maksiat seperti diskotik, kafe, bioskop, mall, ruang osce tak pernah sepi dari pengunjung.

Dan yang paling jelas adalah maraknya zina. Mungkin teman-teman sudah sering menjumpainya, di mall baru aja jalan 2 hasta udah ngelihat pundak lutut kaki diumbar dimana-mana. Di jalanan saat sedang mengendarai sepeda motor, baru lihat spion dikit aja.. pengendara dibelakang pake baju SMP boncengan ama pacarnya. Di rumah makan padang, baru aja mau ambil sedotan.. udah ngelihat cewe-cowo pacaran pegangan tangan sambil ngomongin fiqih ibadah pacaran. Naudzubillah himinzalik.

Dari beberapa ilustrasi tadi, mungkin teman-teman juga setuju bahwa generasi-generasi yang tidak peduli dengan agamanya ini sudah ada dimana-mana. Zina banyak terjadi, majelis ilmu makin sepi, tempat maksiat makin rame, dan IPK 3 koma makin susah dicapai. Namun, admin juga cukup yakin bahwa sahabat yang sedang membaca artikel ini bukanlah tipe orang yang rela ngantri berjam-jam hanya buat nonton beruang pdkt sama cewek. Admin yakin bahwa sahabat yang membaca artikel ini adalah orang-orang yang peduli dengan Agama ini.

Tapi coba kita pikir lagi…

Mungkin memang benar kalau kalian adalah orang yang nikahable banget, anti terhadap semua hal yang berbau maksiat, merupakan pejuang cinta subuh, dan bergabung dalam perkumpulan pria bersahaja. Tapi, kalau kalian punya temen yang masih jarang sholat di masjid, temen kalian lebih milih nonton konser wondergirls daripada kajian, temen kalian lebih milih dia daripada aku, dan kalian tidak pernah mengajak temen kalian itu untuk berubah… Itu sama aja kaya ada jadwal kuliah kedokteran yang mendadak diundur, cuma kamu doang yang tahu, terus ga kamu share di grup angkatan, di sharenya di grup dosen… dosen ekonomi… universitas sebelah… #apasih!

at taubah 71

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” -At Taubah 71-

Pada dasarnya, Islam itu adalah dakwah. Agama Islam menekankan sekali proses dakwahnya, proses saling menasihatinya, dan proses saling membenarkanya. Sehingga seharusnya muslim itu bukanlah orang benar sendirian, akan tetapi benar bebarengan. Karena dari ketidakpedulian itu bisa muncul kemaksiatan.

hr muslim

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman’.”

-HR Muslim-

Ketika kalian lihat temen kalian pacaran, jangan cuma didiemin dan di cie-cie in aja.. langsung tikung pacarnya aja dengan khitbah biar mereka gak maksiat.. Ketika kalian lihat temen kalian titip absen waktu kuliah, jangan cuma didiemin.. langsung tegur aja temen kalian, tapi tetep kalian absenin.. absenin di daftar absen orang yang titip absen. #apasih! Ketika kalian lihat temen kalian males-malesan sholat, jangan di diemin.. langsung di ajak sholat, kalau gamau, yaudah.. di sekap aja terus dibawa.. dibawa ke pelaminan #eaapasih

Karena sangat rugi sekali apabila kita tidak bisa menasihati dalam kebaikan.

Kiamat disebabkan oleh ketidakpedulian generasi ini dengan agamanya, tidak mau menolong agama Allah, tidak mau berjuang di jalan Allah, tidak saling menasihati dan menyayangi.

Tujuan kita menasihati, mengajak menuju kebaikan dan mencegah menuju kemungkaran bukan untuk menunda kiamat. Tujuan kita adalah menjadikan diri kita dan lingkungan kita bukan menjadi penyebab kiamat.

Cepat atau lambat kiamat pasti terjadi teman-teman, cepat atau lambat, pada saat lebaran kita juga pasti ditanyain kapan nikah. Tapi setidaknya, jangan jadikan diri kita sebagai penyebab dari kiamat itu.

Kiamat ditandai dengan maraknya zina, maka sebisa mungkin kalian jangan jadi orang-orang yang berzina seperti pacaran, bikin video naik turun challenge, mengidolakan mimi peri, gak ngeshare artikel medicalzone.org #eaaa.

Kiamat ditandai dengan maraknya fitnah, maka sebisa mungkin kalian jangan jadi orang yang suka fitnah  contohnya ketika kamu kalah main Pro Evolution Soccer yang disalahin controller nya #iykwim…

Kiamat ditandai dengan maraknya perempuan yang berjilbab tapi telanjang. Oleh karena itu,  kalian yang muslimah-muslimah ini jangan sampai pakai jilbab ketat banget kaya wrapping koper di bandara yaa.

Dan yang paling dasar adalah kiamat ditandai dengan ketidakpedulian kita pada orang orang yang jauh dari agamanya. Maka JANGANLAH kalian jadi orang yang tidak peduli dengan lingkungan kalian yang jauh dari agama.

Kalau kita tidak peduli adanya temen kita yang bermaksiat, itu berarti kita membiarkan zina berada dimana-mana à tanda kiamat 1 achieved.

Kalau kita tidak peduli ada cewek yang jilbabnya ketat banget kaya peraturan osce, itu berarti kita membiarkan mereka nyaman dengan maksiat yang mereka lakukan à tanda kiamat 2 achieved.

Kalau kita tidak peduli ada temen kita yang males-malesan ikut kajian ilmu, itu berarti kita membiarkan mereka hidup dengan kebodohan dan ketidaktahuan tentang ilmu agama à tanda kiamat 3 achieved.

Kalau kita tidak peduli dengan teman kita yang melakukan judi bola, minum-minuman keras dan riba, itu berarti kalian sudah benar benar membiarkan teman kalian untuk mempercepat kiamat terjadi.

Semua kemungkaran berawal dari ketidakpedulian…

Ketidakpedulian orang tua menjadikan anaknya nakal,

Ketidakpedulian guru menjadikan muridnya membangkang,

Ketidakpedulian suami menjadikan istrinya bikin official account galau di social media,

Dan dari ketidakpedulian, muncullah kehancuran. Itulah kenapa nabi-nabi kita adalah orang-orang terpilih yang peduli dengan umatnya. Itulah kenapa pemimpin yang baik hendaknya adalah orang yang peduli dengan yang dipimpinya.

Itulah kenapa, kalau ada yang bertanya “kapan kiamat muncul?”

Jawabanya adalah saat kita tidak peduli lagi dengan kemungkaran, saat kita tidak peduli lagi dengan kebodohan, dan saat kita tidak peduli lagi dengan sesame. Yuk saling menasihati!

[1] HR. Muslim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

+ twenty nine = thirty