Jadi, Kapan Kamu Berhijab ?

852120706_112786

Kalian pasti sering kan ngobrol sama temen cewek kalian yang belum berhijab seperti ini :

A : aku

K : kamu

A : Kamu kenapa belum memakai jilbab?

K : hmmm… aku belum siap

A : (berpikir dalam hati “memang mau walimahan apa yang harus nyiapin katering dan segala pernak-perniknya”).. kenapa belum siap?

K : aku mau jilbabin hatiku dulu, baru nanti pakai jilbab buat nutupin kepala

—————————————–end begitu saja—————————————–

Astaghfirullah,, kalau ada temen kalian yang ngomong gitu, jangan diem aja ya.. Itu namanya kalian MEDIT alias PELIT ilmu. Karena apa? Bukankah kalian tau kalo menutup aurat itu diwajibkan bagi setiap kaum muslim? Tapi kenapa kalian diem aja? Takut kah kalau menyinggung perasaannya? Ya kalee,, kalau kalian ngomongnya pake tenaga dalam plus ngambil sembarang kain dan menutupkan dikepalanya, pastilah minimal kalian bakal ditabok. Bicaralah pelan-pelan. Kalau kata orang jawa sih “alon-alon sing penting kelakon”. Sentuhlah hatinya, dekati dia, lalu?? Hmm.. kalian pasti punya cara masing-masing untuk mengatasinya

Dan bagi kalian yang membaca artikel ini dalam keadaan masih belum berhijab sehari-harinya? Mau nunggu sampai kapan? Mau jilbabin hati sampai kapan? Sampai hatimu bersih tanpa noda? Pake sunbright aja tuh biar cepet, bisa bebas lemak lagi, gampang kan? Kalau nunggu hati ini bersih, bukankah manusia memang tempatnya salah? Dan Allah maha mengampuni kesalahan manusia asal kita bertaubat. Coba kalian pikir deh, kalau cuma yang berhati bersih saja yang boleh memakai jilbab, berarti cuma malaikat doang dong yang bisa pakai jilbab? Hayo, lho.. mungkin sebagian dari kita takut kalau belum bisa istiqomah memakai jilbab, takut kalau nanti akhirnya pakai jilbab tapi tingkahnya nggak karu-karuan kayak anak-anak jaman sekarang tuh yang pakai jilboob, jipon, dan ji apa lagi lah yang membuat kita jijik melihatnya. Hmmm.. Memakai jilbab itu perintah WAJIB dari Allah sebagaimana Dia berfirman dalam surat An Nur ayat 31 :

“ Katakanlah kepada orang laki–laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allâh maha mengatahui apa yang mereka perbuat.” Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allâh, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Cobalah untuk berhijab, dan kamu akan merasakan bagaimana sensasinya, bagaimana tenangnya hati ini, dan pastinya akan merasa terhindar dari mata keranjang para lelaki diluar sana. Insyallah, memakai jilbab itu merupakan awal yang baik bagimu, insyaAllah dengan kemantapan untuk memakai jilbab, perlahan-lahan kamu juga akan mulai menjilbabi hatimu. Memang, hidayah itu datangnya dari Allah, tapi kewajiban kita adalah mencari dan mengejar hidayah tersebut, bukan? Masak iya diem aja? Lu kira lagi nyari wangsit apa -_-

Biar lebih mantap lagi, berikut alasan mengapa kalian para cewek wajib menutup aurat:

Pertama, dengan menutup aurat, kalian menjaga mata para cowok dari pandangan yang seharusnya memang tidak boleh mereka lihat. Kalian tahu kan kalau cewek itu sudah indah dari awalnya, apalagi kalau ditambah aksesoris-aksesoris yang pinky gitu, masyaAllah. Tapi wahai cewek, simpanlah keindahanmu itu hanya untuk suami. Hoho. Pernah sewaktu itu, dengan mata kepalaku sendiri, aku melihat seorang perempuan usia sekitar 19 tahunan tidak memakai jilbab dan [maaf] memakai baju yang mungkin biasa di pakai adeknya, bejalan didepan pria yang sedang mengepel lantai. Dan kalian tahu bagaimana reaksi pria tersebut? Dia meletakkan alat pelnya dan melongo beberapa saat melihat perempuan tadi sampai pemandangan indah itu hilang. Hmmm… coba bayangkan kalau kamu jadi perempuan tadi? Risi gak?? Naudzubillah min dzalik..

Kedua, bukankah kalian semua tak ingin masuk neraka? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (yang pertama adalah) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (yang kedua adalah) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” [HR. Muslim, no. 2128]

Hoho,, tunggu apalagi, yuk berhijrah bersama. Belum punya baju yang sesuari syariat islam? Cari aja tuh di instagram, banyak kok online shop yang beralih dari berjualan peninggi pelangsing jadi penjual baju muslimah. Tapi inget ya, tetep harus selektif kalau memilih pakaian, jangan sampi pakaian sudah panjang-panjang tapi nerawang, jangan sampai pakaian sudah menutup seluruh tubuh, tapi press body. Hoho^^ Semoga Allah senantiasa memudahkan langkah kita dalam berhijrah.. aaamiiin….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

ninety five − = ninety three