GENERASI QUR’ANI PEMBANGUN PERADABAN


Oleh: DEW 3

    Islam merupakan agama yang membawa kasih sayang untuk alam semesta. Islam  jugalah yang telah membawa manusia dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang melalui segala ilmu dan aturan yang diajarkannya. Islam bukanlah teologi semata. Segala aspek kehidupan telah diatur dengan rapih baik masalah peribadatan, ekonomi, memperlakukan manusia, memperlakukan alam, dan sebagainya. Semuanya telah tertulis dalam sebuah kitab suci ummat islam, yakni Al-Qur’an Al Kariim. Segala tindak tanduk manusia hendaknya memperhatikan dan menelaah terlebih dahulu dari Al-Qur’an sehingga tidak terjadi kekacauan karena kecacatan aturan tanpa landasan yang benar.

    Sebagaimana para khalifah dan para sahabat Rasulullah SAW. yang memiliki segudang prestasi bermanfaat untuk kemaslahatan dan kejayaan ummat Islam. Kita sebagai pemuda muslim yang menjadi ujung tombak kemajuan peradaban islam haruslah memiliki keinginan untuk mewujudkan kembali kejayaan islam di masa lalu. Pemuda memah sering diremehkan karena sering dianggap berpikir kurang matang dan terlalu terbawa keinginan yang menggebu-gebu dalam melakukan tindakannya. Hal tersebut harusnya bukan menjadi penghalang untuk berpikir lebih ke depan memikirkan bagaimana nasib ummat kedepannya, tapi jadikan hal tersebut untuk menghasilkan hal positif. Bagaimana caranya?  Oleh karena itu kita sebagai pemuda harus mencari dinding yang tepat untuk mengkoridorinya.

    Pernahkah kalian berpikir tentang moral di kalangan pemuda yang merosot? Mengapa minat menuntut ilmu dan menambah keterampilan tambahan di kalangan pemuda sudah hamppir hilang? Atau mengapa kecintaan dan keberanian menujukan bahwa dirinya seorang muslim telah hilang? Apakah hal tersebut harus dibiarkan begitu saja? Tentu tidak. Dimulai dari detik ini perlu ditanamkan di benak setiap diri kita, bahwa pemuda muslim memegang tanggung jawab terhadap nasib peradaban islam masa depan. Setelah mengetahui bahwa hal tersebut merupakan sebuah tanggung jawab, langkah selanjutnya adalah ikut melakukan tindakan perubahan dengan berlandaskan Al-Qur’an. 

    Perubahan apa yang dapat kita mulai? Mulailah dengan memiliki 10 sifat muslim, dengan beberapa cara sebagai berikut. Pertama, kita harus menguatkan ruhaniyyah kita dengan sering tilawah, menelaah, dan mengamalkan ayat-ayat Al-Qur’an di kehidupan sehari-hari, shalat sunnah, puasa sunnah, sedekah, dll. yang sesuai dengan Al-Qur;an dan hadits.  Hal-hal tersebut merupakan ciri dari aqidah yang lurus dan ibadah yang benar. Kedua, memiliki sopan santun dengan menerapkan akhlak yang kokoh dan mampu melawan hawa nafsu. Akhlak yang kokoh ini merupakan perwujudan dari akhlak yang tidak mudah goyah tercemari segala macam perilaku tidak terpuji. Kedua, menjadi pemuda muslim tidak hanya baik dalam ruhaniyyah dan moral saja, tetapi perlu menguasi ilmu pengetahuan. Hal ini dapat menerapkan sifat muslim memiliki pengetahuan luas dibidang apapun, mampu mengatur segala urusannya dengan baik (self management), mampu mengatur waktunya agar tidak tebuang sia-sia, dan menjadi pribadi yang mandiri tidak selalu bergantung kepada orang tua maupun orang lain. 

Ketiga, dalam menuntut ilmu, belajar akhlak, dan beribadah tentulah harus dibersamai dengan memiliki jiwa dan raga yang kuat. Pemuda muslim hendaknya senantiasa menjaga kesehatan tubuhnya. Menjaga kesehatan tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, gemar berolahraga, dan senantiasa selalu berhusnudzon agar kesehatan mental tetap terjaga. Keempat, ikutilah kegiatan di masyarakat dan menjadi agen perubahan dengan memberikan pendapat agar suatu kegiatan dapat sesuai dengan syari’at islam, atau dengan menerapkan syari’at islam di setiap perlaku kita sehingga menjadi teladan bagi teman-teman. Semua hal tersebut tidak lain hanya bertujuan agar segala yang kita miliki dan segala yang kita lakukan selalu bermanfaat bagi kemajuan ummat islam ke depannya. 

Oleh karena itu, mari kita kembalikan peradaban islam yang gemilang dengan memulai dari diri kita sendiri. Peradabam ummat islam di masa depan adalah tangguang jawab kita. Akan memabawa kejayaan kah? Atau mengalami kemunduran? Mari kita sama-sama saling merangkul dan mengingatkan agar peradaban ini kembali dihidupkan. 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply