Bulan Ramadhan Males-malesan? Nggak Jaman…

Tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Alhamdulillah, Allah masih mengizinkan kita untuk bernapas di bumi Allah ini, bahkan sampai dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah. Kau tahu tidak, datangnya bulan Ramadhan itu tidak hanya dinantikan oleh seluruh muslim di bumi, tetapi juga dinantikan oleh para penghuni langit, karena amalan ibadah yang dikerjakan InsyaAllah mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Semoga semua muslim di seluruh dunia sangat merindukan datangnya bulan penuh berkah ini ya, Aamiin.

Di bulan Ramadhan ini, seluruh muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh, bukan hanya untuk menahan dahaga dan lapar, melainkan juga menahan hawa nafsu. Namun, satu hal yang harus diingat, berpuasa seharusnya tidak menjadi penghalang seorang muslim untuk berproduktif dalam ibadah, justru di bulan Ramadhan kita harus lebih produktif menjalankan ibadah dibanding sebelas bulan sebelumnya. Ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadhan bisa menjadi tolak ukur dan acuan bagaimana kita menjalani ibadah setelah melewati bulan ini. Kalau sudah dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan seharusnya kita dapat memaksimalkan diri sebaik-baiknya, tak terkecuali dalam hal ibadah, kan? (Bugi, 2008)

Lalu, apa saja ibadah yang bisa kita maksimalkan di bulan Ramadhan supaya bisa menjadi muslim yang lebih produktif? Berikut ulasannya:

 

Pertama dalam hal shalat.

Ada salah satu ibadah sunnah yang khas di bulan Ramadhan yaitu shalat tarawih (Qiyamul Ramadhan). Seorang muslim yang diperkenankan lagi oleh Allah SWT untuk menikmati indahnya bulan Ramadhan tentunya akan memaksimalkan diri untuk menjalankan shalat tarawih baik secara berjamaah ataupun sendiri-sendiri. Selain itu, perbanyak shalat sunah dan qiyamul lail agar pahala kita semakin bertambah. Jangan lupa berusaha agar setiap shalat wajib dikerjakan di awal waktu, ya. (Bugi, 2008)

 

Kedua, membaca Al-Qur’an.

Imam Az-Zuhri berkata, “Apabila datang Ramadhan, maka kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qur’an.” Bacalah dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya, Insya Allah, kita akan menjadi insan yang berkah.

Pastikan kalian punya target masing-masing untuk mengkhatamkan Al-Qur’an lebih banyak daripada di bulan-bulan lain, ya. Bukan hal yang mustahil untuk mengkhatamkan Al-Qur’an lebih dari satu kali karena sebenarnya bisa disiasati dengan memanfaatkan waktu luang dengan membaca Al-Qur’an. Jadi tidak ada alasan untuk mengobrol apalagi menggibah hal yang tidak bermanfaat disela-sela aktivitas yang malah bisa mengurangi pahala puasa. (Bugi, 2008)

 

Ketiga, bersedekah.

Perbanyaklah bersedekah selama bulan Ramadhan. Usahakan setiap rezeki yang kita punya bisa disisikan sedikit untuk membantu orang lain yang kesusahan. Jangan takut uang kita akan habis, karena Allah SWT telah berjanji jika kita mensedekahkan sebagian rezeki kita untuk orang yang memerlukan, InsyaAllah rezeki kita akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Bersedekah bukan hanya berupa uang, melainkan juga bisa berupa makanan yaitu memberikan santapan berbuka puasa kepada orang-orang yang berpuasa, seperti yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan An-Nasa’i,

“Barangsiapa memberi makanan berbuka kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.” Dengan kegiatan ini diharapkan kita sebagai umat muslim dapat menumbuhkan sikap peduli dan sigap menolong orang lain. Selain itu juga sebagai penyambung tali silaturahmi sesama muslim. (Bugi, 2008) (Via, 2015)

 

Keempat, berdzikir.

Perbanyaklah dzikir di kala lapang ataupun sempit, dengan terus mengingat Allah SWT di setiap helaan napas kita. Dengan berdzikir kita merenungi semua kesalahan yang telah kita perbuat dan InsyaAllah diri kita akan terhindar dari hal-hal yang mendatangkan dosa. Dzikir juga merupakan sarana kita untuk bertaubat karena selama bulan Ramadhan Allah SWT membukakan pintu ampunan bagi para hamba-Nya dan setiap malam Allah membebaskan banyak hamba-Nya dari api neraka. (Bugi, 2008) (Tofa, 2007)

 

Pikirannya sudah terbuka belum, kalau berpuasa di bulan Ramadhan bukan untuk bermalas-malasan? Hendaknya sebagai muslim yang beriman, kita dapat memanfaatkan datangnya bulan Ramadhan ini sebagai suatu bentuk pengaktualisasian diri agar lebih rajin beribadah, atau setidaknya meningkatkan intensitas taraf ibadah kita dibandingkan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Jangan lupa untuk menentukan target harian selama bulan Ramadhan, ya. Semoga semua target yag direncanakan bisa terlaksana dengan lancar. Aamiinn ya Rabbal Alamin.

Semoga bermanfaat, Wallahu A’lam Bishshowab

 

Sumber

Bugi, Mochamad. Amal-amal selama di bulan ramadhan. Dakwatuna. 2008, 12 Sept. Available from: https://www.dakwatuna.com/2007/09/12/251/amal-amal-selama-di-bulan-ramadhan/#axzz5FHsu8XN9

Via. Maksimalkan produktivitas di bulan ramadhan. Daily moeslem. 2015, 11 Juni. Available from: http://www.dailymoslem.com/ramadhan/maksimalkan-produktivitas-di-bulan-ramadhan

Tofa Lc, Ulis. Teknik meraih sukse ramadhan (bag. I). Dakwatuna. 2007, 28 Agustus. Available from: https://www.dakwatuna.com/2007/08/28/239/teknik-meraih-sukses-ramadhan-bag-i/#axzz5FHsu8XN9

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan