FULDFK Untuk Air; Selamat Hari Air Sedunia

Hari air yang di peringati pada tanggal 22 Maret setiap tahunnya mempunya makna tersendiri dalam dunia kesehatan, mengingat air adalah salah satu sumber kehidupan, bahkan air memiliki komposisi terbesar yang ada dalam tubuh manusia. World Water Day 2016 mengusung tema “Water and Jobs” yang berarti Air dan Pekerjaan.

FULDFK selaku Forum bagi mahasiswa dakwah di lingkup kedokteran mengingatkan kembali agar kita selalu menjaga kebersihan lingkungan, menghemat air dan tidak membuang sampah sembarangan. Air yang bersih lebih berarti dari pada uang ketika air bersih itu hanya tinggal tetes terakhir.

Hari Air

Air adalah sumber kehidupan, sejak zaman dahulu dalam ilmu survival disebutkan bahwa air dan api sumber penghidupan untuk bertahan hidup. Dengan air maka kehidupan akan jalan seperti aliran air itu sendiri, lindungi hutan-hutan, lindungi sungai-sungai, lindungi udara dan lingkungan kita dari pencemaran dan pengrusakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Mari selamatkan air kita dengan bekerjasama dalam menjaga alam kita.

 

Arif Wibowo
Ka.Dept. IT FULDFK 2016

Pacaran; Bukanlah Solusi CINTA

Begitu sering aku mendengar kata-kata yang menurutku sangatlah indah “CINTA”, Sangat banyak mengungkapkan maupun mengungkapkan kata-kata ini, namun sebenarnya apalah arti sesungguhnya.
Apa sih itu CINTA…???
=> Cinta adalah ungkapan dan perasaan rasa memiliki dan jalan mencapai tujuan tertentu.

Dalam hal ini ada 2 jalan menuju cinta itu sendiri :

  1. Pertama,  jalan yang telah dibenarkan dalam ajaran agama, seperti mencintai Allah SWT, Rasulullah SAW, Orang Tua, Pasangan Suami/Istri, Sesama Muslim, Sesama Manusia, dan Sesama Makhluk Ciptaan Allah SWT, dll.
  2. Kedua, jalan yang tidak dibenarkan dalam ajaran agama, misalnya mencintai lawan jenis yang bukan Mahram karena rasa ingin memiliki bukan karena Allah SWT dan karena nafsu semata, cinta dunia yang berlebihan,dll, yang jelas tidak diperbolehkan dalam agama.

Mencintai itu boleh, tetapi ada aturan dan tata cara dalam mencinta lawan jenis. Islam dengan sempurna telah mengatur hubungan dengan lawan jenis. Hubungan ini telah diatur dalam syariat suci yaitu pernikahan. Pernikahan yang benar dalam Islam juga bukanlah yang diawali dengan pacaran, tapi dengan mengenal karakter calon pasangan tanpa melanggar syariat. Melalui pernikahan inilah akan dirasakan percintaan yang hakiki dan berbeda dengan pacaran yang cintanya hanya cinta bualan.
“Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagaikan kebiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Arif Wibowo
Kadept IT FULDFK 2016