Bersatu dalam dakwah,

solid,menyejarah,mengakar

 

Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran

Wadah sinergisasi dakwah lembaga dakwah fakultas kedokteran se-Indonesia

Aktivitas Kami

Kegiatan terkini kami

Munas 14

Pontianak, 29/2 Desember 2018

Musyawarah Nasional, agenda akhir tahun untuk pelaporan pertanggung jawaban kepengurusan dan pemilihan ketua FULDFK periode berikutnya.

IMSF 14

Yogyakarta, 20-23 September 2018

Islamic Medical Scientific Festival (IMSF), festifal kedokteran Islam bagi mahasiswa FK muslim Indonesia dengan berbagai kompetisi ilmiah di dalamnya.

Antibiotic 14

Yogyakarta, 22 September 2018

Annual Training for Better Islamic Health Knowledge and Application (Antibiotic), seminar kedokteran Islam terbesar bagi mahasiswa FK muslim Indonesia.

Artikel

Klik menu Artikel untuk tulisan terbaru lainnya

[LOADING…]

Untukmu, yang sedang tertatih dalam melangkah.
Untukmu, yang kadang terjatuh bahkan dijatuhkan.
Untukmu, yang rasanya telah lama berjalan, namun tak kunjung sampai tujuan.
.
Hidup ini adalah tentang sebuah proses.
Sebagaimana kelapa yang dihancur, digiling, dan diperas agar menjelma menjadi santan.
Sebagaimana sebutir biji, yang perlu ditanam, disiram, dan dipupuk untuk tumbuh menjadi pohon kokoh berdahan rimbun.
Sebagaimana kayu berproses menjadi pulp, agar menghasilkan lembaran kertas.
.
Pahamilah
bahwa kita semua sedang berproses.
Seorang ‘alim, berawal dari sosok yang belum berilmu.
Seorang pemimpin, berawal dari sosok yang butuh dipimpin.
Seorang dokter, berawal dari mahasiswa yang bahkan tak mengerti terminologi.
Seorang makhluk dengan sebaik-baik bentuk, berawal dari setetes nutfah yang hina dina.
.
Maka, hargailah diri dan setiap ia yang berproses, bersabarlah, pun nikmatilah setiap langkah.
Karena kompas kehidupan bukan hanya tentang sampai ke tujuan, namun tentang bagaimana kita memberdayakan perjalanan, dalam rangka mencari keridhoan Allah.
.
Dan dalam Kalam-Nya
“…..Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.” – QS Al Baqarah : 110
.
Lantas, janganlah lelah dalam berproses (menjadi yang terbaik), hingga ruh mencapai batas kerongkongan, hingga kedua kaki kita menginjak tempat terbaik dalam kekekalan, yakni Jannah-Nya.
.
“Lakukanlah kebaikan sekecil apapun, karena kau tak akan tahu kebaikan mana yang akan mengantaranmu menuju surgaNya”-Imam Hasan Al-Bashri
.
#FULDFKIndonesia
#SolidMengakarMenyejarah
.
📬Email: fuldfk.indonesia@gmail.com
💻FB : FULDFK
👥FP: Medicalzone – Website Resmi FULDFK
📱Line: @fuldfk_ind
🔔Twitter: @fuldfk_ind
🗼Instagram : @fuldfk_ind
🔊Telegram : @fuldfkindonesia
📺YouTube: FULDFK TV
🌍Website: medicalzone.org

Menjaga Persatuan dan Persaudaraan diatas Islam

Bismillahirrahmanirrahim

Di zaman yang penuh fitnah dan perpecahan seperti saat ini rasa persaudaraan (ukhuwah) dan persatuan menjadi sesuatu yang sangat mahal. Hanya karena mengejar kepentingan pribadi atau golongan seringkali persatuan dan persaudaraan disisihkan atau bahkan tidak digubris sama sekali. Umat islam semakin mundur dan terpuruk karena perselisihan dan perpecahan diantara mereka sendiri. Padahal Islam memerintahkan umatnya untuk bersatu dan tolong-menolong dalam kebaikan.

Disisi lain, sebagian orang memahami dan menerapkan persatuan dengan cara yang salah.  Berdalih “menjaga persatuan” mereka meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar. Berdalih “menghidari perpecahan” mereka tidak mau mengatakan yang haq dan mendiamkan sesuatu yang bathil.  Tentu hal ini tidak benar. Tidak mungkin akan tercapai persatuan dan pesaudaraan yang hakiki dengan cara seperti ini.

Pentingnya Persatuan dan Persaudaran diatas Islam

Banyak sekali dalil-dalil baik dari Al Qur’an yang memerintahkan umat Islam untuk bersatu, menjaga persaudaraan dan juga bekerjasama dalam kebaikan. Diantaranya firman Allah ta’ala:

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاء فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَاناً وَكُنتُمْ عَلَىَ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni’mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni’mat Allah, orang-orang yang bersaudara. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imran: 103)

Cara Menjaga Persatuan

  1. Kembali kepada Agama yang benar (Islam) dan Mentauhidkan Allah

Manusia banyak berselisih dan berpecah karena perbedaan aqidah dan ideologi yang mereka miliki. Oleh karena itu sebab terbesar untuk menyatukan manusia adalah persatuan aqidah dan ideologi. Hanya dengan kembali pada agama yang benar yaitu Islam dan mentauhidkan Allah persatuan yang hakiki akan tercapai. Allah lah  satu-satunya Dzat yang menciptakan, maka hanya dia yang berhak disembah.

  1. Kembali pada Al-Qur’an dan As-Sunnah

Salah satu sebab persatuan yang paling kuat adalah kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah. Andaikata seluruh kaum muslimin kembali pada al Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus salih niscaya mereka akan bersatu. Jauhi pemikiran-pemikiran yang menyimpang dan juga jauhi taqlid buta pada madzab tertentu karena itulah yang menyebabkan perpecahan kaum muslimin.

Hadits Irbath Bin Sariyah: Aku wasiatkan kepada kamu untuk bertakwa kepada Allah; mendengar dan taat (kepada penguasa kaum muslimin), walaupun seorang budak Habsyi. Karena sesungguhnya, barangsiapa hidup setelahku, dia akan melihat perselishan yang banyak. Maka wajib bagi  kamu berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah para khalifah yang mendapatkan petunjuk dan lurus. Peganglah dan gigitlah dengan gigi geraham. Jauhilah semua perkara baru (dalam agama). Karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Dawud no: 4607)

  1. Taat Pada Allah dan Rasul-Nya

Taat pada Allah, Rasul-Nya adalah salah-satu sebab persatuan yang penting. Ironis jika sebagian kaum muslimin lebih taat pada pemimpin-pemimpin kelompoknya dari pada taat kepada Allah dan RasulNya .

Padahal Allah berfirman, Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS Nisa’: 59)

  1. Lapang-dada dalam masalah-masalah khilaf

Manusia tidak terlepas dari perbedaan pendapat. Hendaknya berlapang dada dalam masalah-masalah ijtihadiyah (yang memungkinkan perbedaan pendapat). Tidak boleh merasa paling benar dan memaksakan pendapat karena itu adalah salah satu sebab perselisihan.

  1. Menasehati penguasa dan kaum muslimin secara umum

Nasehat yang baik bagi penguasa dan juga kaum muslimin secara umum sangat penting. Jangan sampai acuh dengan kondisi kaum muslimin dan penguasanya dengan membiarkan mereka terjatuh dalam kesalahan dan kemasiatan. Namun, hendaknya nasehat disampaikan dengan cara-cara yang baik, dengan cara yang benarkan oleh syariat dan juga sesuai aturan yang berlaku. Jangan sekedar mencela atau memakai cara-cara yang tidak benar.

Sumber :

  1. Musnad Al-Imam Ahmad bin Hambal. Tahqiq: Syaikh Syu’aib Al-Arnauth Penerbit Muassasah Ar-Risalah. 30: 390-391.
  2. com

 

[DESAIN GRAFIS, GRATIS BARAKAH]

“Jangan menilai buku dari sampulnya”, begitulah kata pepatah lama yang sudah tidak asing lagi, iya bukan? Akan tetapi, pepatah itu tak berlaku bagi siapapun yang membuat sampul buku. Sang pembuat sampul haruslah berusaha semaksimal mungkin agar calon pembeli buku tertarik untuk melirik, membaca dan membelinya dan sesuai dengan isi dari apa yang penulis ingin sampaikan.

Pesan kebaikan ibarat buku tersebut, yang di dalamnya ada ilmu dan nasihat yang berharga. Jika ingin pesan tersampaikan dengan baik dan ciamik agar sang penerima pesan tertarik ada media penyampai pesan yang terkini, yaitu Poster digital. Sekarang media ini telah begitu massif dibuat dan menjadi sebuah media yang begitu ampuh untuk menyampaikan pesan kebaikan, terutama bagi muda-mudi millineal.

Nah, pada kesempatan kali ini, ada beberapa referensi sumber daya yang gratis dan dapat digunakan secara bebas oleh Sahabat sebagai bahan pembuatan poster digital yang bagus lagi barakah, insyaaAllah! Yuk cek!

1. Sahabat yang belum punya aplikasi untuk membuat poster digital, bisa mengunduh aplikasi Inkscape di inkscape.org . Jangan khawatir dengan harga yang mahal atau kesulitan mencari crack yang tidak abal-abal, Inkscape benar-benar gratis dan cocok untuk kantong mahasiswa seperti kita yang bagai pungguk merindukan bulan untuk membeli aplikasi Corel Draw atau Adobe Illustrator legal yang dibandrol sampai ratusan dollar. Fitur dan fasilitasnya pun tidak kalah dengan aplikasi berbayar. Hanya saja, bagi Sahabat yang sebelumnya memakai Corel Draw atau Adobe Illustrator perlu sedikit waktu untuk beradaptasi dengan tampilan antarmuka Inkscape.
2. Mengunduh berbagai foto yang berkualitas dengan gratis dan menggunakannya secara bebas dari beberapa situs penyedia foto gratis seperti pixabay.com ,unsplash.com dan pexels.com .
3. Sumber daya vektor yang tersedia gratis di beberapa situs seperti vecteezy.com , freepik.com , dan flaticon.com lalu disusun sesuai yang diinginkan. Butuh kaligrafi? Sahabat bisa mencari kaligrafi yang diperlukan di freeislamiccalligraphy.com. Jangan lupa untuk menyempatkan memberi apresiasi sumber bila memungkinkan.
4. Mengunduh banyak font gratis di fonts.google.com. Selain fon latin dengan berbagai gaya hurufnya, ada juga fon untuk aksara lain seperti Arab, Yunani, Ibrani, dsb yang tersedia di website tersebut.

Tunggu apa lagi? Segera beri markah untuk pranala-pranala yang telah kami bagikan. Dan satu lagi, kalau ada yang gratis, kenapa tidak kita coba? Semoga justru dari situ yang disebut barakah bisa terselip pada poster digital kita. Aaamiin, insyaaAllah!

“Makna dari berkah adalah az-ziyaadah, bertambah. Berkah itu bagaikan pokok yang menghunjamkan akar, lalu ia tumbuh, batangnya bertambah, dan cabangnya berlipat. Berkembanglah pula pucuk-pucuknya, menerbitkan bunga yang harum dan memunculkan buat yang ranum.”

#FULDFKIndonesia
#SolidMengakarMenyejarah

📬Email: fuldfk.indonesia@gmail.com
💻FB : FULDFK
👥FP: Medicalzone – Website Resmi FULDFK
📱Line: @fuldfk_ind
🔔Twitter: @fuldfk_ind
🗼Instagram : @fuldfk_ind
🔊Telegram : @fuldfkindonesia
📺YouTube: FULDFK TV
🌍Website: medicalzone.org