Tatalaksana Penyakit Menular Ramadhan di Indonesia

Tatalaksana penyakit menular ramadhan di Indonesia

1497882029360

Sebuah penyakit menular Ramadhan yang paling sering terjadi adalah post fasting ghibah syndrome. Penyakit ini biasanya terjadi pasca buka puasa disebuah acara buka bersama.. Yang di picu oleh kehadiran suatu sosok teman yang terinspirasi untuk menjadi admin lambe turing. Proses perjalanan penyakit ini adalah, Adzan buka puasa pada 1-3 menit pertama, dilanjutkan dengan meminum segelas air untuk melemaskan otot otot pita suaranya selama 3-5 menit selanjutnya dan kemudian dilanjutkan dengan sebuah pertanyaan fundamental yaitu “eh..eh.. kalian tau gak sih..” dimana pertanyaan ini akan berlanjut pada sebuah topik ghibah yang beragam seperti, dosen kiler, temen yang sok iye, pernikahan Raisa, hingga bahkan mengghibah peserta audisi biskuat semangat.

Ini adalah penyakit yang secara epidemiologi sangat marak tersebar di seluruh penjuru dunia, dan insidensi nya paling besar pada wanita karena kaum pria biasanya sok sok an ngaku ga pernah ghibah padahal sama aja.. Penyakit ini biasanya di karenakan oleh banyaknya persepsi yang salah bahwa, berbuka puasa adalah gerbang menuju kebebasan untuk berghibah. Banyak orang berpikir bahwa, waktu setelah waktu berbuka puasa adalah waktu yang diperbolehkan untuk meluapkan segala gosip yang telah di kumpulkan pada waktu puasa. Penyakit ini sangat berbahaya, dikarenakan bisa menghilangkan pahala yang sudah susah-susah di dapatkan saat berpuasa. Menurut sebuah literatur yang sangat terpercaya, yaitu Quran surat Al-Hujurat ayat 12:9

“Dan janganlah sebagian kalian mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati, pasti kalian membencinya. Maka bertaqwalah kalian kepada Allah, sungguh Allah Maha Menerima taubat dan Maha Pengasih”
– Al Hujurat 12 –

Ghibah memiliki komplikasi yang mengerikan yaitu, tidak disukai oleh Allah, dikurangi bahkan hilang pahala puasanya dan bahkan di umpamakan seperti telah memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati. Maka dari itu sebagai dokter muslim yang baik, hendaklah kita harus tau bagaimana cara mengatasi penyakit post fasting ghibah syndrome yang ditularkan oleh the next lambe turing admin ini pasca berbuka puasa.

Know the concept of Fasting first
Sebelum kita bisa mengalahkan virus ghibah ini, kita harus mengerti dahulu bahwa konsep puasa tidaklah hanya sekedar menahan haus dan lapar, tapi juga belajar untuk menahan perbuatan dosa dan hawa nafsu. Ketika berpuasa, kita diperintahkan untuk bisa menahan haus dan lapar mulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya fajar. Tapi, tidak dengan hawa nafsu dan dosa. Hawa nafsu dan dosa harus bisa ditahan sepanjang jalan kenangan.
Karena esensi dari puasa adalah belajar untuk sabar dan mengendalikan diri. Tentu kita tidak ingin kita menjadi orang yang disebutkan oleh hadits ini:

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga”
– HR Ath Thobroniy –

Ketika kita sudah memahami esensi dari puasa ini, maka kita akan siap untuk memahamkan orang lain mengenai esensi puasa ini.
Start and build a positive conversation
Didalam PES 2017 dan segenap game sepakbola lainya, ada sebuah quote yang berbunyi seperti ini “Cara terbaik untuk menikah adalah melamar”, eits bukan ya, nikah mulu sih pikirannya, sok iye lu, yang benar adalah ini “Penyerangan adalah cara bertahan yang terbaik”. Beberapa dari kita kadang terjebak dalam lingkaran ghibah, karena sejak dari awal sudah menghibah. Sehingga lebih baik apabila kita memulai dulu percakapan yang baik sebelum ghibah menyerang. Kita serang teman teman kita dengan obrolan yang positif daripada kita bertahan dari obrolan ghibah

Seperti contohnya sebelum teman kalian yang merupakan anggota magang admin lambe turing itu memulai siasat gibahnya, kalian langsung mulai percakapan dulu membahas Palestina, membahas hukum pacaran, membahas kondisi islam dan lain lain. Intinya adalah jangan biarkan ghibah di mulai!
Stop and Change the topic as soon as possible

Ada suatu kondisi dimana kalian sudah tidak berdaya lagi untuk menghindari ghibah. Maka yang bisa kalian lakukan adalah menghentikan perghibahan dan merubah topik pergibahan ke arah topik yang lain, seperti ketika teman kalian mulai menghibahkan temen kalian yang gak datang bukber.. kalian bisa langsung gebrak meja dan bilang kalau tadi ada nyamuk.. atau kalian bisa langsung bertindak premanisme dengan meminta temen kalian untuk bayar biaya makanan dulu. Nah ketika obrolan ghibah berhenti, kalian bisa memulai obrolan baru yang lebih positif. Pokoknya gunakan pengalihan sebaik mungkin.. Asalkan jangan berlebihan kayak pura-pura kesurupan atau kejang-kejang.

Direct intervention
Dengan direct intervention, artinya kita secara langsung memotong pembicaraan dan meminta pembicaraan ghibah untuk berhenti. Ini sebenarnya adalah salah satu solusi yang paling simple dan mudah tapi tidak banyak orang yang melakukanya karena merasa sungkan dan takut dianggap sok suci. Perlu kita ketahui sahabat, bahwa yang terpenting adalah anggapan Allah SWT kepada kita.

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”

Dengan menegur secara langsung mungkin kita akan kehilangan teman. Tapi memang pada akhirnya kita akan kehilangan semuanya oleh kematian. Tapi tidak dengan Allah, untuk selamanya kita tidak akan kehilangan Allah selama kita menjadi orang yang beriman. Jadi jangan ragu untuk amal ma’ruf nahi munkar

Pray and Leave
Ketika cara 1-4 sudah tidak bisa, maka cara terbaik adalah mendoakanya agar Allah yang membenarkanya. Dan tinggalkanlah tempat ghibah itu karena orang mukmin haruslah menjaga pendengaranya dari perkataan yang buruk

“Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna”
– Al Mukminun 3 –

Dibulan yang penuh berkah ini, yuk kita semua menjaga dari perbuatan-perbuatan buruk, yang bisa menghapuskan pahala kita, salah satu nya adalah dari post fasting ghibah syndrome ini.

Semoga Allah selalu merahmati kita untuk menjadi dokter Muslim yang bisa mengobati penyakit fisik dan hati. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

seventeen − = fourteen