Pintar Dunia, Pintar Akhirat

Mahasiswa fakultas kedokteran dikenal sebagai mahasiswa super sibuk. Banyaknya kegiatan yang harus dilakukan dan banyaknya ilmu yang harus dipelajari untuk menjadi seorang tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor penyebab sibuknya seorang mahasiswa kedokteran.

Rata-rata seorang mahasiswa kedokteran menghabiskan waktu sekitar 6-7 tahun atau bahkan lebih untuk mendapatkan gelar dokter. Kewajiban seorang mahasiwa kedokteran ataupun seorang dokter untuk belajarpun sudah tertuang didalam kode etik kedokteran. Dimana seorang dokter wajib mengupgrade ilmu pengetahuannya dan belajar sepanjang hayatnya. Long life learner, begitulah kiranya istilah yang digunakan.

Belajar merupakan kewajiban bagi seorang muslim. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Ibnu Majah no. 224)

Akan tetapi, disamping kewajiban untuk menuntuk ilmu kedokteran, sebagai seorang muslim yang taat, mahasiswa kedokteran juga memiliki kewajiban untuk menuntut ilmu agama Islam.

Lalu bagaimanakah cara kita (read: mahasiswa kedokteran) menyediakan waktu untuk mempelajari ilmu agama ditengah kesibukan dan rutinitas kita mempelajari ilmu kedokteran?

Berikut beberapa tips yang dapat digunakan agar kita dapat menyempatkan diri untuk belajar ilmu agama. Semoga dapat menjadi motivasi dan inspirasi agar bisa mempelajari ilmu agama lebih dalam lagi. Insyaa Allah.

  1. Luruskan kembali niat, karena suatu ibadah adalah berdasarkan niat. Jadi mari kita luruskan terlebih dahulu niat kita untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat
  2. Time management, atur waktu yang ada sebaik mungkin. Buat jadwal khusus untuk rutinitas harian, luangkan sebagian dari waktu tersebut untuk belajar agama islam. Misalnya dengan mengkhususkan ba’da ashar untuk membaca buku-buku islami. Ataupun menyediakan waktu-waktu tertentu untuk mengikuti kajian islam, halaqah maupun liqo
  3. Belajar adalah ibadah, kita tahu bahwa setiap kegiatan yang kita lakukan dimuka bumi ini asalkan dengan niat mencari Ridho Allah SWT, Insya Allah akan menjadi sebuah ibadah. Dengan demikian, sesungguhnya mempelajari ilmu agama akan menjadi sebuah ibadah bagi seorang muslim
  4. Belajar melalui hikmah, sejatinya semakin dalam kita menimpa ilmu dunia, insya Allah akan ada banyak hikmah yang dapat kita ambil sebagai pengingat akan ahirat. Contohnya, saat berhadapan dengan cadaver, sesungguhnya akan menjadi pengingat mati bagi orang-orang yang mengambil hikmah
  5. Kiblat kepada tokoh muslim, Ibnu Sina, seorang tokoh dan cendekiawan muslim yang terkenal sebagai bapaknya ilmu kedokteran, dapatlah menjadi contoh dan tauladan bagi kita selaku mahasiswa kedokteran muslim untuk lebih giat lagi mempelajari ilmu kedokteran dan islam
  6. Ikuti Organisasi Islam, ditingkat universitas maupun tingkat fakultas biasanya memiliki organisasi yang mengkhususkan diri bergerak dibidang keislaman. Maka bergabunglah dengan organisasi tersebut. sedikit banyaknya akan membantu kita untuk mempelajari agama islam.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
322

Tinggalkan Balasan