FULDFK Tanggap Bencana Banjir Jakarta

Posko Banjir DEW 3  (Posko FULDFK Tanggap Bencana Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, khususnya di Kampung Pulo, Jati Negara, Jakarta Timur)

 JAKARTA – Bencana banjir di Jakarta tidak bisa dihindari lagi, namun begitu bukan berarti tidak ada tindakan untuk menghadapinya. Menyaksikan kawasan perumahan, khususnya yang berada di pinggiran sungai yang terkena banjir, serta para korban banjir yang merenungi nasibnya di lokasi pengungsian, semakin membuat hati nurani tersentuh. Kepedulian inilah yang juga menyentuh kami dari Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran Indonesia (FULDFK) yang peduli akan kondisi masyarakat dan tanggap melihat kondisi yang ada.

Survey Banjir  (Proses Survey FULDFK Tanggap Bencana Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, khususnya di Kampung Pulo, Jati Negara, Jakarta Timur)

Untuk itu pada (31/1/2014) dilakukan survey di lokasi banjir yang dipimpin oleh Tohari Masidi Amin, Ketua Dewan Eksekutif Wilayah 3 (KADEW3) untuk mengetahui permasalahan dan solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Setelah melakukan wawancara dengan warga dan ketua RW setempat didapatkan bahwa warga membutuhkan sembako dan yang terpenting adalah pengobatan.

Sebagai tindak lanjutan pada (1-2/2/2014), FULDFK melakukan aksi sosial bertema “We Care, We Share, We Are Family – FULDFK Tanggap Bencana” untuk membantu warga Jakarta, yang bekerja sama dengan Kostrad TNI. Ini merupakan salah satu kegiatan dari departemen Pengabdian Masyarakat (PENGMAS) yang dikepalai oleh Agus Karyaman, PENGMAS FULDFK juga  melibatkan para dokter yang saat itu para dosen dari FK UMJ dan juga relawan untuk turut serta membantu para korban banjir Jakarta.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan oleh Agus Karyaman, Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat (KADEP PENGMAS). Bantuan diberikan di salah satu posko di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, khususnya di Kampung Pulo, Jati Negara, Jakarta Timur.

Pada hari pertama (1/2/2014) ±195 orang mendapat sembako dan pengobatan gratis. Mulai dari pukul 11.00-16.00 tim terus bekerja. Namun belum semua warga mendapat kesempatan, akhirnya dengan berbagai pertimbangan diadakan kegiatan lanjutan yang kedua.

Penyiapan Obat                 (Proses menyiapkan obat di Meja Farmasi)

Kegiatan hari kedua (2/2/2014) dimulai pukul 8.00-13.00. Warga yang belum tertangani, akhirnya mendapat kesempatan. Jumlahnya meningkat menjadi 305 orang. Tim sempat disibukan dengan pasokan obat yang mulai berkurang dan kelelahan yang melanda, namun itu semua menjadi permasalahan, karena tujuan awal kita adalah  demi membantu sesama.

Terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat yang telah meluangkan waktu dan materi, karena sesungguhnya Rasulullah bersabda:

للناس أنفعهم الناس خير

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah)

 Tulisan oleh :

Agus Karyaman, Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat FULDFK DEW 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

41 − forty =