Adab Buang Air Dalam Islam

Banyak cara yang di ajarkan dan dianjurkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah adab buang air dalam agama Islam seperti yang di lansir donatqofficial.blogspot.co.id .
ADAB BUANG AIR DI DALAM ISLAM
 
Berikut ini tata cara buang air yang diajarkan Nabi Muhammad SAW
  1. Buang Air Dengan Jongkok Dianjurkan buang air dalam keadaan jongkok. Aisyah RA berkata, “Barangsiapa yang menceritakan kepada kalian bahwa Nabi SAW buang air kecil sambil berdiri, maka janganlah kalian percaya. Beliau tidak pernah buang air kecil kecuali sambil duduk.” (HR. Tirmidzi). “Sambil Duduk,” maksudnya yaitu dengan jongkok. Jongkoknya nabi ketika buang air kecil ini, tidak terlepas dari kondisi zaman itu dan dari pakaian yang beliau pakai. Pada zaman nabi, WC terletak di dalam tanah yang ditutup dengan besi berlubang. Meskipun buang air kecil dengan jongkok lebih baik, namun pada prinsipnya adalah bagaimana cara agar tidak terkena najis.Kita diperbolehkan kencing sambil berdiri dengan syarat badan dan pakaiannya aman dari percikan air kencing dan aman dari pandangan orang lain kepada. Terutama kalau hal tersebut (berdiri) sangat dibutuhkan karena sempitnya pakaian atau karena ada penyakit di tubuh kita, namun hukumnya makruh kalau tidak ada kebutuhan.
  2. Manfaat Buang Air Besar Sambil Jongkok Secara medis, buang air besar (BAB) dengan posisi jongkok dapat mencegah terjadinya kanker usus besar. Saat posisi duduk, usus bagian bawah akan tertekuk sehingga proses pembuangan tidak dapat berlangsung efektif tanpa bantuan mengejan. Padahal, mengejan sambil menahan napas akan meningkatkan tekanan dalam usus bagian bawah serta menyebabkan regangan dan pembengkakan pembuluh darah balik membentuk wasir, terutama jika kebiasaan ini dilakukan secara kontinyu dalam jangka lama.
  3. Tidak Menghadap Kiblat Dari Abu Ayyub Al-Anshari dia berkata: Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Jika kalian mendatangi tempat buang air maka janganlah kalian menghadap ke arah kiblat dan jangan pula membelakanginya. Akan tetapi menghadaplah ke timurnya atau ke baratnya.“  Abu Ayyub berkata, “Ketika kami datang ke Syam, kami dapati WC rumah-rumah di sana dibangun menghadap kiblat. Maka kami beralih darinya (kiblat) dan kami memohon ampun kepada Allah Ta’ala.” (HR. Al-Bukhari no. 245 dan Muslim no. 264) Sabda Nabi, “Akan tetapi menghadaplah ke timurnya atau ke baratnya,” berlaku bagi negara-negara yang kiblatnya di utara atau di selatan. Sedangkan bagi yang kiblatnya di timur atau di barat (seperti Indonesia) maka dianjurkan menghadap ke utara atau ke selatan. 4. Tidak Berbicara Saat Buang Air Makruh berbicara di saat buang hajat kecuali darurat. Berdasarkan hadits yang bersumber dari Ibnu Umar diriwayatkan: “Bahwa sesungguhnya ada seorang lelaki lewat, sedangkan Rasulullah SAW sedang buang air kecil. Lalu orang itu memberi salam (kepada Nabi), namun beliau tidak menjawabnya.” (HR. Muslim) 5. Masuk Dengan Kaki Kiri, Keluar Dengan Kaki Kanan Disunnahkan masuk ke WC dengan mendahulukan kaki kiri dan keluar dengan kaki kanan berbarengan dengan doanya masing-masing. Dari Anas bin Malik Radhiallaahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ia berkata: “Adalah Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa salam apabila masuk ke WC mengucapkan :
  (اَللَّهُمَّ إنِّي أعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ (متفق عبيه
“Allaahumma inni a’udzubika minal khubusi wal khabaaits” Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari pada syetan jantan dan setan betina“. Dan apabila keluar, mendahulukan kaki kanan sambil mengucapkan: غُفْرَانَكَ “Gufraanaka” Artinya: “Ampunan-Mu ya Allah“.

Manfaat Makan Pakai Tangan, Terbukti Lewat Ilmu Pengetahuan

Muslim pernah meriwayatkan sebuah hadits tentang bagaimana manusia sebaiknya makan menggunakan tangan kanan, dimana ini juga termasuk dalam sunnah dari Rasulullah SAW tentang bagaimana kita sebaiknya makan menggunakan hanya tiga jari untuk makan, dan kemudian menjilat jari-jari tadi demi membersihkannya. Dan ternyata belakangan diketahui bahwa ternyata terdapat manfaat makan pakai tangan, bukannya dengan menggunakan sendok, garpu, atau alat bantu makan yang lainnya.
Imam Al-Ghazali menjelaskan dalam kitabnya yang diberi judul Ihya’ Ulumiddinnya bahwa aktifitas makan sendiri bisa dilihat oleh orang-orang dari 4 sisi yang berbeda, dimana makan hanya dengan satu jari bisa menghindarkan seseorang dari sifat yang mudah marah, jika dengan dua jari akan menghilangkan kesombongan, dengan 3 jari bisa menhindarkan penyakit lupa, sementara 4 atau lima bisa menghindarkan diri dari kerakusan. Tapi apakah hanya ini manfaat makan menggunakan tangan? Ternyata tidak.
Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata menggunakan tangan ketika makan bisa menjadi jauh lebih sehat jika dibandingkan kita menggunakan sendok. Hal ini disebabkan karena pada tangan kita ternyata ada sebuah enzim yang amat berguna, yaitu enzim yang bernama RNase. Enzim ini memiliki kemampuan untuk menurunkan aktivitas dari banyak bakteri yang ada di tangan saat kita makan. Enzim ini juga ternyata mampu melakukan proses depolarisasi pada RNA, tapi tetap harus diingat bahwa kita harus mencuci bersih dulu tangan kita sebelumnya. Masya Allah, betapa luar biasa manfaat makan pakai tangan.
Justru menggunakan sendok ternyata tidak begitu aman. Ketika kita sudah kotor karena beraktivitas, mungkin kita kira sendok merupakan sebuah alternatif yang baik untuk menjadi alat bantu kita makan, tapi ternyata dalam kondisi kelembaban dan temperatur tertentu, pertumbuhan bakteri dan uap air pada udara mampu menempel di sendok dan membuatnya menjadi jauh lebih berbahaya daripada menggunakan tangan. Memang, bisa kita buat sendok tadi menjadi steril, tapi kita harus dengan baik membersihkannya, dan memastikan tidak ada lagi kuman yang menempel.
Beberapa Kelebihan Makan Menggunakan Tangan
Ternyata selain makan menggunakan tangan bermanfaat bagi kesehatan, kegiatan ini memiliki banyak manfaat lain yaitu:
• Tangan kita lebih peka terhadap bakteri-bakteri yang ada
Tangan kita dipercaya memiliki kepekaan lebih tinggi terhadap bakteri di sekitar kita, dan dengan adanya RNase pada tangan, ia akan menguraikan bakteri tersebut hingga menyebabkan mereka tidak lagi menjadi aktif.
• Adanya syaraf langsung dari tangan yang terhubung ke otak
Pada tangan, ada jaringan syaraf yang langsung terhubung pada otak. Mengapa hal ini penting? Karena ketika kita merasakan suhu dengan ujung jari maka otak juga akan menerima transmisi ini sehingga badan akan lebih siap terhadap suhu dari makanan tersebut.
• Tangan sebagai perantara hati ketika kita sedang makan
Makan dengan tangan bisa membuat kita lebih menikmati makanan yang sedang kita santap.
Setelah mengetahui fakta-fakta tersebut, nampaknya hanya ada satu yang bisa kita katakan. Masya Allah, betapa luar biasa manfaat makan pakai tangan.

Bersyukur adalah Amalan Pembuka Rizki dan Nikmat Berikutnya

Sahabat Dunia Islam, bersyukur bukanlah hanya sekedar kata-kata. Jika hanya sebatas kata-kata, tentu sangat mudah untuk melakukannya. Bersyukur adalah sebuah ungkapan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam atas pemberian dari Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bersyukur adalah pembuka rizki dan nikmat yang berikutnya seperti firman Allah berikut ini:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS. 14:7).

Merefleksikan sikap bersyukur dalam kehidupan sehari-hari tidaklah mudah. Berikut ini adalah 3Amalan Pembuka Rizki sebagai cara kita mensyukuri nikmat dunia ini:

Pertama, Tidak rakus dan menjauhi hal-hal yang haram ketika mencarinya

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. (QS. Al Ma’idah : 88).

Berapa banyak orang yang terjebak dalam sikap rakus dalam mengejar nikmat duniawi, bahkan tidak sedikit yang kemudian tidak peduli lagi dengan halal-haramnya.Seperti korupsi, mengambil hak hak orang lain dll

Kedua, Tidak menggunakannya untuk hal-hal yang tidak diridhoi Allah SWT

Mari simak ayat berikut ini:  “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya” (QS. Al Israa’ : 27).

Sudahkah kita menggunakan harta yang merupakan rizki dari Allah  SWT dengan sebaik-baiknya? Segala rizki dan nikmat yang kita terima seharusnya tidak kita pergunakan untuk hal yang tidak bermanfaat bagi dunia apalagi akhirat.

Ketiga, Memperbanyak kalimat hamdalah setelah menikmati atau menggunakannya

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT berikut ini: “Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, Katakanlah: “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya)” (QS. Al Ankabut : 63).

Demikianlah 3 hal yang perlu senantiasa kita lakukan sebagai refleksi dari bentuk syukur kita terhadap segala nikat yang telah Allah SWT berikan. Janganlah bersikap kikir, tamak, sering mengeluh dan mengecil-ngecilkan nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

 

Sumber : http://www.duniaislam.org/06/09/2015/bersyukur-adalah-amalan-pembuka-rizki-dan-nikmat-berikutnya/

THE 7th ISLAMIC MEDICAL SCIENTIFIC FAIR

Untitled-1

ARE YOU READY TO COMPETE??
THE 7th ISLAMIC MEDICAL SCIENTIFIC FAIR (IMSF) – When The Great Minds Compete To Be A Real Moeslem Doctor
Sebuah Kompetisi Nasional di bidang Kedokteran Islam yang mengusung tema “Neuropsikiatri”.
Diadakan di Medan
Pada Tanggal 11-13 Desember 2015
Lihat info lengkapnya dan daftarkan dirimu di lskitmfkuisu
CP :
Fauzan Azmi , 0812-7044-0399
Oktary Syaikhani, 0812-7256-8182

Grand Desain Kemuslimahan FULDFK 2015

1044659_197087330450604_527608530_n

Assalamualaikum, wr. wb.

Kemuslimahan DEP FULDFK membuat Artikel dalam bentuk file Adobe Reader (.pdf), dimana dalam artikel ini terdapat banyak pembahasan tentang kemuslimahan, terutama sebagai seorang dokter yang InsyaAllah akan menjadi profesi sejawat sekalian.

Silangkan di Download Artikelnya Akhwat, Ikhwan juga boleh untuk belajar. dibawah ini kutipan kecil pada BAB I, 1.1.

BAB 1
DOKTER MUSLIMAH

1.1 Muslimah dan Profesi Kedokteran
Profesi kedokteran sarat akan nilai-nilai kebermanfaatan yang tinggi untuk umat. Profesi ini memiliki peran yang cukup penting dalam kehidupan manusia, Hal yang paling mendasar dalam profesi kedokteran adalah harus sesuai dengan keimanan kepada Allah, kehidupan sesudah mati, dan hari pengadilan. Profesi yang mulia ini terkadang juga dapat membawa bencana tatkala tidak diiringi dengan Islam dan Iman. tidak dibimbing dengan syari‟at yang mulia yang dibawa oleh Rasulullah.
Profesi dokter bagi seorang muslimah tidak hanya sekedar profesi ataupun pekerjaan. Menjadi dokter bagi seorang muslimah adalah bentuk Download Artikel Lengkap

https://www.dropbox.com/home?preview=GDK+KEMUSLIMAHAN+2015.pdf