MUNAS X

Press Release
Hasil Sidang Musyawarah Nasional X
Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran Indonesia

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Segala puji bagi Allah yang hanya kepada-Nya kami memuji, memohon pertolongan, dan memohon ampunan. Kami berlindung kepada-Nya dari kekejian diri dan kejahatan amalan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang tersesat dari jalan-Nya maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak diibadahi selain Allah, yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam yang memberikan kita nikmat iman, islam, kesehatan, dan kesempatan untuk bersama-sama memikirkan dakwah di jalan Allah.

Berikut ini kami sajikan Surat Keputusan hasil Sidang MUNAS X FULDFK yang diselenggarakan oleh Sentra Kegiatan Islam Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret pada tanggal 5-7 Desember 2014.

  1. Sosialisasi Hasil Sidang MUNAS IX (download)
  2. Kriteria Pemilihan Presidium (download)
  3. SK 001 – Presidium Tetap (download)
  4. SK 002 – Tata Tertib Sidang (download)
  5. SK 003 – Restrukturisasi DEW (download)
  6. SK 004 – Laporan Pertanggungjawaban Dewan Eksekutif Pusat (download)
  7. SK 005 – Perubahan AD/ART (download)
  8. SK 006 – Perubahan GBHK (download)
  9. SK 007 – Rekomendasi MUNAS X (download)
  10. SK 008 – Pemberhentian Pengurus Dewan Eksekutif Pusat periode 2013-2014 (download)
  11. SK 009 – Syarat Calon Ketua Umum FULDFK (download)
  12. SK 010 – Ketua Umum FULDFK (download)
  13. SK 011 – Pengesahan Pengurus periode 2014-2015 (download)
  14. SK 012 – Pengesahan Dewan Penasihat Organisasi (download)
  15. SK 013 – LDFK Anggota Baru FULDFK (download)
  16. SK 014 – Pelaksana Tender Nasional (download)
  17. SK 015 – Pelaksana Musyawarah Nasional XI FULDFK (download)

Kompilasi SK MUNAS X FULDFK *format .rar (download)

Rangkuman Hasil Sidang MUNAS X:
1. LPJ Dewan Eksekutif Pusat FULDFK periode 2013-2014 dinyatakan DITERIMA
2. Ditetapkannya pelaksanaan Restrukturisasi DEW
3. Dirumuskannya 15 butir Rekomendasi MUNAS X
4. Ditetapkannya Muhammad Gema Ramadhan FK UI angkatan 2010 sebagai Ketua Umum FULDFK periode 2014-2015
5. Pelaksana-pelaksana tendernas sebagai berikut:
– MUNAS XI : FK UISU
– MMLC NAS V : FK UNS
– BAKSOSNAS : FK UNS
– ANTIBIOTIC XI : FK UNTAN
– IMSF VII : FK UNUD
– I-MED MAGZ : FK UGM
– RAKERNAS : FK UI
6. Pengesahan Anggota Baru FULDFK untuk Forum Studi Mahasiswa Kedokteran Islam Ibnu Sina Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FIMADINA FKIK UNIB)

Demikian kami sampaikan Hasil Sidang MUNAS X FULDFK. Memasuki dekade ke 2 di usianya yang ke 10, semoga FULDFK menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
Berukhuwah Menjawab Tantangan.

Surakarta, 8 Desember 2014.
Muhammad Haydar
Ketua DPO FULDFK 2014-2015

Kebebasan Wanita

Emansipasi wanita seolah-olah mengisyaratkan bahwa wanita perlu kebebasan. Ia menuntut persamaan antara hak kaum wanita dengan hak kaum pria. Ia merasa berada pada kedudukan sosial ekonomi yang rendah dan dalam kekangan hukum yang membatasi kemungkinan untuk berkembang dan maju.

Pada masa jahiliyah dahulu, kelahiran anak perempuan tidaklah diharapkan. Membesarkannya berarti menanggung kehinaan seumur hidup. Karena itu banyak orangtua yang memilih menguburkannya hidup-hidup di dalam tanah.

“Dan apabila salah seorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuannya, hitam padamlah mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak karena (terasa) buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan, ataukah ia harus menguburkannya di dalam tanah hidup-hidup? Ketahuilah..! Alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu!” (QS An-Nahl [16]: 58-59)

Dengan turunnya ayat tersebut, Allah membebaskan kezaliman terhadap hak hidup wanita, tiada lagi yang menanggung kehinaan karena memiliki anak perempuan. Lihatlah sekarang, betapa banyaknya wanita di muka bumi.

Mengenai kesetaraan antara hak wanita dan pria, sebenarnya apa ya yang diinginkan para penggiat emansipasi wanita? Apakah buang air kecil dengan berdiri termasuk dari keinginan mereka?Bukankah Allah sudah membagi peran wanita dan pria dengan adil sesuai dengan kodratnya? Lagipula adil bukan berarti sama rata, tetapi sesuai dengan proporsi.

@Muslimah DEW 4

Jika dalam beberapa hal pria terlihat lebih beruntung dibandingkan dengan wanita, contohnya dalam aturan waris, sungguh sama sekali tidak demikian.

“Allah mensyariatkan bagi kalian untuk anak-anak kalian. Yaitu bahagian anak laki-laki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan.” (QS An-Nisa [4]: 11)

Pria memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhinya. Kewajiban membayar mahar, kewajiban menafkahi istri dan anak, kewajiban membayar tebusan dan denda untuk menjamin keselamatan keluarganya, dan kewajiban memberikan nafkah kepada orang-orang yang kesulitan hidup, lemah, dan tidak berdaya mencari nafkah dalam keluarga besarnya, dimulai dengan kerabat yang paling dekat. Sedangkan wanita tidak memiliki kewajiban-kewajiban itu.

Mengenai pembatasan untuk berkembang dan maju, saya sama sekali tidak setuju. Ingatlah bahwa ‘Umar ibn Al Khaththab mengangkat Syifa’ binti ‘Abdullah Al ‘Adawiyah sebagai kepala jawatan pengawas pasar di khilafahnya. Banyak pula wanita-wanita generasi salaf yang mencontohkan kiprahnya di berbagai lapangan kehidupan. Baik itu di rumah, dalam syiar-syiar ibadah, dalam haji, di tengah masyarakat, di ranah profesi, di majelis ilmu, di medan dakwah, bahkan di ranah politik. Penjelasan atas kesemuanya bisa ukhti lihat di buku Agar Bidadari Cemburu Padamu karya Salim A. Fillah.

“Apakah di dalam hati mereka ada penyakit, ataukah karena mereka ragu-ragu? Ataukah mereka takut kalau-kalau Allah dan RasulNya akan berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS An-Nur [24]: 50)

Buka hatimu ya shalihah..

Kartini, Dulu dan Kini

Surat kartini kepada prof. Anton dan nyonya, 4 okt 1902: “kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan untuk anak perempuan. Bukan sekali kali karena kami menginginkan anak perempuan menjadi saingan laki laki,  tapi karena kami yakin pengaruhnya yang sangat besar sekali terhadap kaum wanita. Agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya. Kewajiban yang diserahkan alam sendiri kedalam tangannya. Menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.”

Perayaan kartini, seharusnya, tidak semata seremoni mengenakan kebaya dan bersanggul sambil menghamburkan uang. Tetapi kembali menghayati keinginan kartini untuk perempuan indonesia yang lebih cerdas dan mandiri dalam kehidupannya, namun tetap tanpa melupakan kodratnya. Menjadi kartini berarti menjadi wanita yang peka terhadap keluarga dan lingkungannya. Tidak hanya mengeluh namun menjadi bagian dari solusi. Menjadi kartini berarti menjadi wanita indonesia yang berdaya juang tinggi dan selalu berkeinginan menjadi pribadi yang lebih baik. Karena kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh perempuan-perempuannya. Jika cerdas perempuannya, maka majulah bangsa itu. Jika bobrok perempuannya, maka hancurlah negara itu.

Kartini, Dewi sartika, Cut nyak dien dan pahlawan pahlawan wanita Indonesia saat ini pun tetap harus berjuang memerdekakan dirinya dengan caranya sendiri. Karena hanya diri sendiri (dan dengan seizin Allah) yang dapat membantu, tanpa perlu bergantung pada manusia lain.

Surat kartini kepada Ny. Abandon, 1 Aug 1903, ”Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu hamba Allah (abdullah)”

Surat kartini kepada Ny. Ovink, okt 1900, “Siapa yang sesungguhnya mengabdi kepada Allah, tidak terikat kepada seorang manusia pun, ia sebenar benarnya bebas”

 

Minadzhdzhulumati ilaan nuur-Door Duiternis tot Licht-Dari Gelap Menuju Terang

 

Irma Kamelia, dr.
P&K DEP 2008/2009
Dosen FK Unpad

Laporan Donasi FULDFK (Januari-Maret 2014)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik cinta diatas cinta, yang kasih-Nya kita dipertemukan untuk membela dan memperjuangkan agama Islam ini.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”.
(QS. Al-Baqaroh : 155-157).

Bencana mengajarkan kepada mukmin akan dekatnya kematian. Ingat mati merupakan salah satu obat hati setiap mukmin agar senantiasa gemar berbuat kebaikan sebagai bekal di hari kemudian.

Maka dari itulah Departemen Humas DEP FULDFK melaksanakan program tanggap bencana. Tanggap bencana ini sendiri sebagai wadah penyampaian ajaran-ajaran islam dalam bentuk kepedulian, berempati dan tolong menolong terhadap sesama. Diharapkan tanggap bencana dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang terkena musibah.

Terima kasih kepada segenap donatur yang telah menyisihkan sebagian dananya untuk terlaksananya tanggap bencana ini semoga menjadi jalan untuk mencapai ridhoNya.

REALISASI DANA

A. Pemasukan    = Rp. 15.100.000,00

B. Pengeluaran
DEW 1       = Rp.4.000.000,00
DEW 2      = Rp.3.500.000,00
DEW 3      = Rp.4.000.000,00
DEW 4      = Rp.3.500.000,00
Sisa dana  = Rp. 100.000,00

Dana tersebut disalurkan ke berbabagai lokasi bencana di Indonesia sebagai berikut :
DEW 1
Tanggal                        : 16 Februari 2014
Lokasi                           : Posko Sinabung, Kota Karo
Bekerjasama dengan : BSKI FK UISU + Mer-C Medan

DEW 2
Tanggal                          : 14 Februari 2014
Lokasi                             : Posko Banjir, Manado
Bekerjasama dengan   : LDFK Univ. Tadulako + LDFK Univ. Samratulangi

Tanggal                           : 18 Februari 2014
Lokasi                             :Posko kelud, Kota Batu, Malang
Bekerjasama dengan   : BSMI + Koor. Bencana setempat

DEW 3
Tanggal                           : 1-2 Februari 2014
Lokasi                              : Kampung pulo, Jakarta Timur
Bekerja sama dengan   : Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad)

DEW 4
Tanggal                            : 12 Februari 2014
Lokasi                               : Banjir Kudus, Pati, Jepara, Jawa Tengah
Bekerja sama dengan    : Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Bantuan yang di berikan : pengobatan gratis, pembagian sembako, dll.

Demikian yang dapat kami laporkan, syukron.

Jazakumullah khairan katsiran wa ahsanul jaza

1978609_10151905284051916_993140200_n

 

Langkah Awal Kebangkitan Kedokteran Islam Indonesia dengan Hangatnya Ukhuwah Rakernas 2014 FK UII Yogyakarta

Langit biru dan berawan menemani Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FULDFK di Komplek Kampus UII, Yogyakarta. Angin pergunungan pagi berhembus menerbangkan dedaunan seakan bertasbih memuja Sang Khalik.  Sinar mentari pagi memberikan semangat baru untuk selalu berjuang di bawah naungan panji-panji Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Bagaikan symphoni pagi yang siap menyambut delegasi “Pejuang Dakwah” dari seluruh Indonesia.

Rakernas kali ini diadakan tepat  pada tanggal 25-26 Januari 2014. Tanggal tersebut merupakan momen penting bagi FULDFK untuk kembali merangkai diri, menyiapkan rumah dengan hangatnya ukhuwah islamiyah. Rangkaian acara pada hari pertama yang bertempat di salahsatu ruangan Gedung Kuliah Umum Dr Sardjito UII, panitia menyambut delegasi yang hadir. Acara yang di design dengan syar’i, sederhana dan penuh dengan kekeluargaan dibuka dengan khitmat bacaan ayat suci Al-quran dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh ketua panitia Rakernas FULDFK 2014 Anandyo Septiawan, Ketua CMIA FK UII Reza Aganta Praba, Ketua DPM FK UII Beifrie Mahestra Sudarman dan kemudian diresmikan oleh Dekan FK UII yang diwakilkan dr. Sunarto, M.Kes  yang menceritakan bagaimana perjuangan mahasiswa muslim dahulu yang bergerak dan berjuang agar islam dapat ditegakkan di wilayah kampus seperti saat ini. Paparan dr Sunarto memancing semagat delegasi dalam mengikuti acara.

Rakernas UII All Delegation (Ikhwan)

Setelah itu dilanjutkan dengan paparan tentang FULDFK oleh Ketua FULDFK Indonesia Akh Muhammad Haydar dan paparan proker masing-masing DEW, dimulai dari DEW 3 oleh Akh Tohari Masidi Amin (FK UMJ), DEW 4 oleh Ukht Devy Maya Kusuma Sari (FK UII) yang mewakili Akh Langgeng Perdana Kusuma (FK UNISULLA) dan DEW 2 oleh Ukht Sheilla Shantika Sukwandini Saviatri (FK UHT) mewakili Akh Muhammad Naya (FK UMM).

Kemudian acara dilanjutkan dengan rapat setiap departemen pusat dan dewan wilayah untuk mendiskusikan program kerja yang akan dipersentasikan selama kepengurusan. Kemudian dilanjutkan dengan persentasi hasil diskusi, namun ketua setiap departemen pusat dan dewan wilayah ada yang berhalangan hadir sehingga diwakilkan oleh anggotanya masing-masing. Persentasi pertama dari Departemen Kemuslimahan DEP oleh Ukht Tari Febri (FK UMM) mewakili Ukht Elsye Purnamawati (UNPAD). Presentasi kedua oleh Departemen Pengrmbangan LDFK dan Kaderisasi (P&K) DEP yang disampaikan Akh Ihsan Yudhitama (FK UGM) mewakili Ukht Sheilla Selvina (FK UNPAD). dan Presentan ketiga adalah Akh Arif Rahmat (FK UGM) yang menjelaskan proker Departemen Informasi dan Teknologi (IT) DEP dan  Adzan pun berkumandang tanda harus memasuki waktu shalat.

Setelah ISHOMA acara kembali dilanjutkan dengan presentasi dari Departemen Finansial DEP oleh akh Muqsit Fajar Febriady (FK UNISMA) dan Akh Hidayatullah Arief (FK UNISMA) yang mewakili ketuanya Ukht Azqia Zahra. Selanjutnya presentasi dari Depatemen Hubungan Masyarakat (HUMAS) DEP oleh Ukht Alfi Kamalia (FK UNEJ). Dan presentasi terakhir menjelang adzan maghrib adalah dari Departemen Kajian Kedokteran Islam dan Advokasi (KKIA) DEP oleh Ukht Isnani Nur Hidayatullah (UII) mewakili Ukht Vekky Tria N (UNAND).

Setelah itu, peserta menuju penginapan di Rumah Susun Mahasiswa (RUSUNAWA) UII.  Ba’da sholat isya, seleruh peserta berkumpul kembali dan saling sharing tentang LDFK masing-masing. Momen singkat ini yang kita gunakan untuk sharing tentang problem-problem yang ada di LDFK masing-masing merupakan hakikat adanya FULDFK karena FULDFK ada untuk LDF dan LDF ada untuk mahasiswa muslim ujar Akh Haydar.

FGD UII (Ikhwan)

Walaupun sudah setengah hari mengikuti acara yang sangat padat, para peserta tetap bersemangat untuk membagikan pengalaman, masalah dan solusinya. Subhanallah, ternyata banyak manfaat yang dapat diambil dari saudara-saudara kita di LDFK masing-masing. Banyaknya hambatan yang dilalui setiap aktivitas dakwah (Da’i) tidak akan dapat menyurutkan semangat untuk selalu berjuang di jalan Allah.

Keesokan pagi pada hari kedua, dimulai dengan pembacaan Al-Masurat ba’da sholat subuh berjama’ah. Lalu dilanjutkan dengan taushiyah oleh dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S. Beliau berpesan agar setiap Da’i tidak gampang menyerah dengan keadaan lingkungannya, apalagi terjerat dan terseret oleh prilaku-prilaku buruk. Acara kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi dan packing mengikuti city tour dan penutupan di kebun binatang Gembira Loka. Peserta tampak bersemangat dan penuh dengan canda tawa dalam mengikuti kegiatan.

Penutupan sekaligus Pelantikan Pengurus FULDFK 2014 diadakan di kebun binatang Gembira Loka, acara ini merupakan acara penutupan yang terbilang asing bagi peserta yang umumnya setiap acara pelantikan diadakan diruangan tertutup. “Pelantikan kali ini segaja dibuat di outdoor dan diadakan di kebun binatang, harapnya agar penggurus FULDFK dapat benar-benar menjalankan amanahnya dengan baik, karena pada hari ini antum semua akan dilantik dan disaksikan oleh makhluk hidup bukan benda mati yang selalu ada diruangan saat kita dilantik, oleh karena itu jika antum tidak menjalankan amanah dengan sebenar-benarnya, maka pikirkan akibatnya. Karena bukan benda mati dan beberapa mahkluk hidup yang menyaksikan anda tapi semua jenis makhluk hidup insya Allah menjadi saksi dilantiknya antum” sambutan ketua panitia.

Kebun Binatang

Acara kemudian ditutup dengan ucapan perpisahan dari dr. Sunarto dan pemberian kenang-kenangan kepada peserta yang hadir saat itu. Alhamdulillah, acara Rakernas pun berakhir. Semoga rangkaian acara Rakernas 2014 di FK UII (Jogja) dapat menjadi kenangan terindah dalam periode kepengurusan. Agar FULDFK tetap Solid, Mengakar dan Menyejarah dalam dinamika kedokteran islam di indonesia Insya Allah. Amiin ya Rabbal a’lamin.