ARE YOU READY?

ARE YOU READY feature image

 

ARE U READY?

-YW-

            Tak terasa Sya’ban hampir berlalu  dan beberapa hari lagi Ramadhan pun menghampiri. Apa yang kamu rasakan ? Apa yang sudah kamu siapkan? Sudah siapkah dengan kedatangan bulan penuh rahmat ini?

Imam Abu Bakr Az Zuri rahimahullah memamparkan dua perkara yang wajib kita waspadai, salah satunya adalah

اَلتَّهَاوُنُ بِالْأَمْرِ إِذَا حَضَرَ وَقْتُهُ

Kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya

Ketidaksiapan tersebut merupakan salah satu bentuk meremehkan perintah. Akibatnya pun  sangat besar, yaitu kelemahan untuk menjalankan kewajiban tersebut dan terhalang dari ridha-Nya.

 

Abu Bakr Az Zur’i menyitir firman Allah ta’ala berikut,

“Maka jika Allah mengembalikanmu kepada suatu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), Maka katakanlah: “Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang.”

[At Taubah: 83]

Ketahuilah, Allah ta’ala tidak menyukai keberangkatan mereka dan Dia lemahkan mereka, karena tidak ada persiapan dan niat yang lurus bagi mereka.

Ibaratnya, di bulan Ramadhan, umat muslim yang notabennya  adalah hunter reward from Allah, akan tetapi belum mempunyai persiapan satupun untuk berburu. Kira – kira apa yang akan terjadi?

Walaupun setan dibelenggu di bulan Ramadhan, tapi masih banyak yang berbuat maksiat. Kira – kira kenapa? Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Jika masuk bulan Ramadhan, pintu – pintu rahmat dibukakan, pintu – pintu Jahannam ditutup dan setan – setanpun diikat dengan rantai.

[HR.  Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079]

 

Nah, ingat guys musuh utama manusia itu bukanlah setan saja tapi dari diri kitapun ada. Siapakah??? Ya bener.. Dia Hawa Nafsu kita… dan Hawa nafsu itu  lebih cendrung kepada kemaksiatan. Seperti Firman Allah :

“Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kejahatan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan…“

[QS. YUSUF 53]

Nah, bener kan.. hawa nafsu itu lebih mendorong pada kejahatan. Dan jaminan untuk  kita tidak akan melakukan  maksiat itu tak ada. Kecuali nafsu itu diberi rahmat oleh Allah.

Allah berfirman :

“… kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Rabbku. Sesungguhnya Rabb-ku Maha Pengampun Maha Penyayang”

[QS. YUSUF 53]

Sudah jelas bukan? Tidak ada yang tau kita akan bisa menghadapi hawa nafsu kecuali nafsu itu Allah rahmati. Bila ingin menang melawannya dan menginginkan kebebasan dari neraka di bulan Ramadhan dan ingin diterima amalnya serta dihapus segala dosanya, maka harus ada bekal yang dipersiapkan.

Apa saja sih yang mesti dipersiapkan?

Tentu saja persiapan yang dimaksud bukanlah dengan shopping  bahan makanan untuk persiapan makan sahur dan balas dendam waktu berbuka. Ataupun hal yang lebih cendrung melalaikan manusia dari mengingat Allah. Bukan pula travelling in a beach menjelang Ramadhan untuk rekreasi, makan-makan dan bermain-main.

 

Jadi, bagaimana cara kita menyambut Ramadhan?

Pertama, berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kedua, menuntaskan puasa tahun lalu.

Ketiga, persiapan keilmuan (memahami fikih puasa).

Kempat, persiapan jiwa dan spiritual.

Dan jangan lupa bertaubat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون

“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.”

[Hasan. HR. Tirmidzi: 2499]

 

Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk bertaubat, karena taubat wajib dilakukan setiap saat. Allah ta’ala berfirman :

“Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

[An Nuur: 31]

 

 Are You Ready?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

+ eighty four = 90