Aku CINTA mati padaMU

image001

AKU CINTA MATI PADAMU

by : MDR-

Kalau kata bang Rhoma Irama,

Hidup tanpa cinta

Bagai taman tak berbunga…

 

Masih dalam edisi cinta-cintaan, Kali ini kita bakal membahas tentang kisah cinta yang bikin kalian baper nih, guys… Kisah percintaan siapa ya kira-kira? Apakah Romeo-Juliet? Beuty and the Beast? Atau Kisah Cinta Majikan Cantik Kepentok Hati Sopir Super? Eh,, kok jadi yang terakhir kayak judul FTV yang biasa muncul di siang bolong ya..

Jangan salah, gengs. Cerita di bawah ini lebih dahsyatt loh daripada kisah cinta Romeo–Juliet apalagi kisah cinta di FTV itu, jauh lah..

———————————————————————————————

Asiyah binti Muzahim. Pasti kalian pernah mendengar kisahnya kan? Asiyah bukanlah istri biasa. Asiyah bersuamikan seorang raja dari Mesir, Fir’aun. Raja yang sangat kejam nan sombong pangkat infinity karena mengaku sebagai Tuhan. Siapa saja yang tidak mengakui ke-Tuhanannya maka dibunuhlah ia.

Pertemuan Asiyah dengan Nabi Musa ‘alahis salam bukanlah hanya suatu kebetulan belaka, melainkan sudah direncanakan oleh Allah Shubhannahu Wa Ta’ala. Pada saat kepemimpinan Fir’aun, Fir’aun membuat peraturan yang sangat keji. Ia menyuruh bala tentaranya untuk membunuh setiap bayi laki-laki kaum Bani Israil. Hal ini dilakukannya karena Fir’aun teringat akan janji Allah Shubhannahu Wa Ta’ala kepada Nabi Ibrahim ‘alahissalam bahwa akan ada keturunan Nabi Ibrahim ‘alahis salam yang akan menjadi nabi sekaligus raja.  Hadirnya nabi tersebut dianggap Fir’aun sebagai ancaman akan kekuasaannya, oleh karena itu dibunuhlah bayi laki-laki kaum Bani Israil…

image002

 “Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Firaun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang kedemikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu.” [Al-Baqarah: 49].

 

Ibu kandung Musa  khawatir bayi kecilnya tersebut akan dibunuh oleh tentara Fir’aun. Beliau merasa sedih, takut, dan gelisah. Akhirnya, Allah Sang Maha Pemberi Petunjuk memerintahkannya untuk meletakkan Musa di dalam suatu perahu kecil dan menghanyutkannya di Sungai Nil.

image003

 “Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.” [Al-Qashash: 7]

 

Sampailah perahu tersebut di istana Fir’aun. Asiyah yang pertama kali melihat Musa langsung jatuh cinta dan meminta Fir’aun untuk merawat Musa. Musa tumbuh menjadi sosok yang mulia nan tangguh.

Musa diutus untuk menjadi seorang Rasul oleh Allah Shubhannahu Wa Ta’ala. Fir’aun yang mendengar bahwa Musa ialah seorang nabi, tidak percaya akan hal itu. Fir’aun ingin menguji kekuatan Musa menggunakan sihir dan  memerintahkan para tukang sihirnya untuk melawan Musa. Nabi Musa ‘alaissalam dapat mengalahkan sihir tersebut atas izin dan kehendak Allah Shubhannahu Wa Ta’ala. Kejadian itu membuat para tukang sihir Fir’aun yang selama ini sihirnya belum pernah terkalahkan menjadi beriman kepada Allah Shubhannahu Wa Ta’ala. Tak hanya para tukang sihir, Asiyah juga mengakui keimanannya terhadap Allah Shubhannahu Wa Ta’ala didepan Fir’aun. Fir’aun yang mendengar hal itu murka.

Fir’aun yang merupakan suami dari Asiyah pun melakukan penyiksaan terhadap istrinya. Fir’aun memerintahkan para algojonya untuk memasang tonggak, mengikat kedua tangan dan kaki Asiyah pada tonggak tersebut, meletakkan batu besar diatas punggungnya dan menjemurnya dibawah terik sinar matahari. Betapa kejamnya Fir’aun terhadap istinya. Mampukah kita menghadapi siksaan seperti itu? Jangankan menghadapinya, membayangkannya pun aku tak sanggup. Na’udzubillahimindzalik.

Namun, apakah siksaan tersebut mampu menggoyahkan keimanan Asiyah? TIDAK. Siksaan itu justru semakin menambah keimanan Asiyah. Masyaa Allah sungguh besar keimanan Asiyah. Sungguh besar CINTA Asiyah kepada Allah Shubhannahu Wa Ta’ala. Berbeda dengan kehidupan jaman sekarang. Tak sedikit orang yang merelakan keimanannya untuk kehidupan duniawi saja, menukarkan keimanan dan keyakinannya dengan jabatan, harta, dll.

Allah Shubhannahu Wa Ta’ala tidaklah menyia-nyiakan keteguhan iman wanita ini. Para malaikat pun datang menaunginya dari terik sinar matahari. Ditengah sadisnya siksaan Fir’aun, Asiyah senantiasa berdoa kepada Allah Shubhannahu Wa Ta’ala.

2x

 

“Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surge dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang dzalim.” (Qs. At-Tahrim:11).


Allah mengabulkan doa Asiyah dan memperlihatkan rumah tersebut kepadanya. Asiyah yang melihat rumah itu pun bahagia, tak sabar untuk menuju rumah itu, semakin kuat keinginannya untuk memasuki rumah itu, dan semakin naik pula derajat keimanannya. Sudah tak dipedulikannya siksaan yang diberikan oleh Fir’aun. Tersenyumlah Asiyah. Fir’aun yang melihat Asiyah tersenyum dibawah siksaan Fir’aun merasa heran. How can? Seseorang yang tengah disiksa malah tersenyum. Berakhirlah siksaan Asiyah. Allah mencabut jiwa wanita tangguh nan shalihah ini dan menaikkannya menuju rumah yang telah dijanjikan oleh Allah Shubhannahu Wa Ta’ala di Surga-Nya.

Yap, itulah yang baru bisa dinamakan cinta mati. Cinta seorang hamba kepada sang Pencipta,  Allah Shubhannahu Wa Ta’ala hingga akhir hayatnya. Cinta yang sebenar-benarnya cinta. Mentauhidkan Allah Shubhannahu Wa Ta’ala diatas kepentingan lainnya.

*Berdasar cerita Asiyah, dapat ditarik kesimpulan bahwa:

  1. Kita sebagai manusia haruslah berharap hanya pada pertolongan Allah Shubhannahu Wa Ta’ala semata. Karena sebaik-baik penolong adalah Allah Shubhannahu Wa Ta’ala.

 

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagai mana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnyapertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Al-Baqarah 2:214)

 

  1. Kecintaan terhadap manusia, binatang, tumbuhan, ataupun barang lainnya tidaklah boleh melebihi cinta kita kepada sang pencipta Allah Shubhannahu Wa Ta’ala. Tidaklah salah jika kita mencintai pasangan kita (*pasangan halal ya), namun yang perlu diperhatikan cintailah sewajarnya jangan berlebihan.

 

Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam, bersabda : Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bias saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bias saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tirmidzi).

 

  1. Cinta kepada Allah Shubhanahu Wa Ta’ala lebih indah daripada cinta yang pernah ada.

 

-Aku cinta mati padamu ya Allah. Insyaa Allah hingga akhir hayat ini-

–AAMIIN–

 

 

Referensi:

  1. http://www.dakwatuna.com/2013/07/27/37313/firaun-kalah-dengan-keyakinan-seorang-ibu/#ixzz4ZR63TGWX
  2. https://muslimah.or.id/439-asiyah-wanita-yang-ditampakkan-surga-untuknya.html

 

 

 

 

MAPALA

image001

 

MAPALA

-FGH-

Masih tentang cinta-cintaan, nih. Hari ini mimin mau bahas teori mekanika fisika kuantum geodinamika partikel yeaah.. bukan ya.. mimin nggak mau kalian hidrocephalus gara gara bahas itu.. yang kita bahas sekarang adalah MAPALA J Mahasiswa Pecinta Alam.

Kenapa Min ? kok harus dibahas? kan kasusnya sudah selesai?

Bukan, mimin nggak mau bahas masa lalu itu, mimin sadar masa lalu kalian terlalu menzakitkan untuk dibahas *eh, yang mimin mau bahas bukan kasusnya, tapi yang dibahas sekarang adalah cinta dengan mantan alam nya.

Kuy MKMDB (Mari Kita Mulai Dengan Bismillah (^-^)9) dan sepotong ayat ini

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

-Al Baqarah 30-

Bayangkan, ketika jaman dahulu kala sebelum manusia dan kenangan pahit kalian diciptakan, ada sebuah percakapan yang terjadi antara Allah dan Malaikat. Bayangkan betapa epic nya percakapan ini !!! Para malaikat ragu dengan sebuah keputusan Allah untuk menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Why? Karena kita hanya akan membuat kerusakan, pertumpahan darah dan hoax, tetapi Allah berkata lain. Dia punya sebuah alasan yang hanya ia sendiri yang mengetahui dan alasan itu menunjukan bahwa manusia tidak hanya pandai membuat akun Buzzer atau Hoax, manusia lebih dari itu. Akan tetapi,

image002

Melihat kondisi sekarang L dimana-mana banyak kenangan sampah yang dibuang sembarangan, banyak gas-gas berbahaya sisa pembakaran api cemburu kendaraan bermotor, banyak pohon-pohon ditebang untuk dijadikan kertas fotokopian materi anak FK yang akhirnya bergelimpangan di kamar kos cuma jadi lap sisa-sisa kopi pahit yang tumpah, dan juga banyak orang yang memperlakukan binatang tidak manusiawi #nahloh. Jadi apakah Allah salah ? dan apakah benar memang kita ini hanya membuat kerusakan dan pertumpahan darah di muka bumi ?

“Ya gak mungkin lah masa Allah Salah, Allah itu pasti benar !!”

Nah, itu kalian tahu jawabanya.

Allah nggak mungkin salah, Allah tahu bahwa kita, manusia, lebih dari itu, kita bukan cuma sekedar perusak, penghancur dan jomblo yang tidak berhakikat. Kita semua lebih dari itu. Jadi, ayo kita menjadi seseorang yang dijanjikan Allah, yaitu seorang khalifah yang tidak hanya membawa kerusakan di muka bumi tetapi juga memberikan manfaat.

“Caranya gimana, Euyy?”

Gampang, pertama-tama siapkan sebaskom air, lilin, kamar kosong, kemenyan, jubah hitam,  dan topeng babi, lah malah ngepet -___- gampang banget kok caranya..

Pertama, kita bangun dulu motivasi didalam diri kita untuk mencintai alam dan seisinya, karena

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”

-Al Anbiya 107-

Kita adalah rahmat bagi semesta alam. Tanamkan pada diri kalian bahwa kita sebenarnya diutus sebagai orang yang baik. Jangan pernah berpikir bahwa kita ini memang perusak dan jomblo tidak berhakikat, jadikan ayat ini sebagai motivasi dan sebagai pengingat kala kita berbuat keburukan. Sekali lagi, tanamkan di pikiran kalian bahwa kita ini terlahir sebagai rahmat bagi semesta mantan alam.

Kedua, sadari bahwa alam itu indah. Coba deh teman-temen sekali-kali jangan main ke Mall, jangan cuma nongkrong di café, cobalah main-main ketempat bernuansa alam seperti contohnya kuburan.. #jreng.. coba aja ke pegunungan, pantai, taman bunga, taman komodo atau taman jomblo.. cobalah .. yang jelas jangan ke alam bawah sadar.

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا ۚ وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ

“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.”

-Fatir 27-

image003

Nikmati keindahan yang tersedia di Alam, nikmati kenikmatan yang sudah disediakan oleh Allah, pasti akan lebih mudah untuk mencintai sesuatu yang indah dibandingkan dengan yang tidak kan ? Itulah kenapa Allah menciptakan alam itu indah, agar kita mudah mencintainya dan agar kita enggan untuk merusaknya. Ibaratnya gini deh, kalau kalian punya temen yang sholeh, rupawan, dan berperilaku baik pasti kalian akan lebih mudah menerimanya sebagai teman atau menjalin hubungan serius denganya. Beda kalau ada temen kalian yang kurang rupawan, nuakal, suka mencuri timun, dan sukanya neko-neko (re : aneh-aneh) pasti rasanya kalian ingin melakukan roundhouse kick ke temen kalian itu atau kalau nggak tiap ketemu temen kalian yang nakal itu mungkin rasanya kalian ingin melakukan gerakan pukulan nagasari dan tendangan harimau putih, ya kan ? Nah, begitu juga dengan alam.

Ketika kita menyadari bahwa alam itu indah, pasti ada rasa dosa kalau kita mau merusaknya. Kalau kita sadar bahwa kucing itu lucu, pasti nggak mungkin kita usir-usir kucing pas lagi makan mungkin malah kita bakal kasih kucing itu tenderloin steak, Kalau kita sadar bahwa sungai itu indah, pasti nggak mungkin kita pipis sembarangan, kalau kita sadar pohon itu indah, pasti akan ada rasa bersalah pada diri kita saat menggunakan kertas buat fotokopi materi FK dan buat ujian. Jadi, ayo bersama kita laksanakan gerakan anti fotokopi materi dan ujian uyeaah..

Ketiga… pahami bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, dan Allah juga tidak suka sesuatu yang berlebihan itu..

image004

“..dan Janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebihan”

Potongan

-Al An’am 141-

“Min, jadi kita nggak boleh fotokopi materi sama sekali nih ?”

Boleh kok, tapi sesuai dengan kondisi ya, Ingat !!! Kita nggak boleh berlebihan. Misalnya fotokopi materi ya materi yang akan kita baca saja, jangan semua difotokopi dan akhirnya nggak dibaca. Kalau admin sih biasanya cuma fotokopi daftar isi sama kata pengantar doang #tsadissttt. Boleh kok kita naik motor meskipun menimbulkan gas berbahaya buat lingkungan, asal keluarin asap secukupnya aja ya. Etdahh, asap secukupnya maksudnya gimana nih, Min? Gini lho, intinya kalau pergi ke tempat yang jaraknya cuma 500 m doang ya jalan kaki aja lah, nggak usah begaya naik motor, nggak usah dibuat balapan juga apalagi dipake buat begal orang. Jangan,deh !! Oiya, boleh kok kita buang sampah sembarangan, asalkan setelah itu diambil lagi ya sampahnya #hmm

Intinya segala sesuatu itu harus disesuaikan dengan porsinya. NGGAK BERLEBIHAN. Boleh kok kita mencintai hewan, kambing misalnya, tapi apabila cinta kita berlebihan dan pas Idul Adha kita demo anti penyembelihan kambing, bikin spanduk kambing juga manusia, terus nuntut kepengadilan atas dasar Hak Asasi Kambing -__- tentu saja yang seperti ini  justru menjadi cinta yang salah. Bagaimanapun juga Allah menyediakan Alam untuk kita ambil manfaatnya, tapi bukan berarti kita menjadi rakus yaa sampai muncul kata eksploitasi segala.

Pokoknya,

Ambil secukupnya, cintai sewajarnya

Keempat, ambil pelajaran dari pohon.

image005

Pohon, meski kita rusak, bakar, tebang, dan pipisin sembarangan, pohon masih menghasilkan daun, buah, kayu dan utamanya Oksigen. Untuk siapa? Ya jelas untuk kita lah, manusia penakluk alam katanya. Untuk itu, mari kita berterima kasih kepada Allah yang telah menjadikan pohon sebagai mahluk yang tanpa pamrih, mahluk yang bukan pendedam, bayangkan apa jadinya ketika pohon bisa membalas segala keburukan yang kita lakukan kepadanya ? Waktu kita mau tebang tiba-tiba dijatuhin duren. Ketika mau kita bakar, eh pohonnya bakar kita duluan, nggak asik kan? Nah itulah, ayo kita belajar dari pohon. Give instead of taking. Perbanyak menanam pohon ketimbang menebang pohon. Perbanyak memberi pupuk ketimbang memetik. Beri lebih banyak ketimbang mengambil lebih banyak.

Bukan kah ketika kita memberi banyak, kita juga akan diberi lebih banyak ?

image006

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.”

-Al Baqarah 245-

Sekarang makin jelas bahwa mencintai alam dan menjadi mahasiswa pecinta alam tidaklah susah, yang kita perlukan hanyalah ungkapan syukur dan terima kasih. Ketika kita bersyukur akan adanya nikmat Allah yang diberikan kepada kita, maka kita akan berterimakasih dengan cara menjaganya.

Malaikat sempat meragukan manusia sebagai Khalifah di muka bumi.. lalu Allah menyampaikan kalimat agung-Nya yang memberi kita harapan bahwa kita bukanlah perusak semata. Kita lebih dari itu.

“Kalau mencintai lingkungan tempat calon pasangan kalian tumbuh saja tidak bisa, bagaimana mungkin bisa mencintai sosoknya?”

-Unknown-

 

Sumber :

www.tafsirku.com

www.quran.com

[Cerpen] Hijrah Cinta Part I

cerpen kemus part 1

Pagi ini kacau sekali.
Semalaman begadang mengerjakan tugas tutorial ternyata membuatku tak menghiraukan teriakan alarm shubuh. Sepertinya jam alarm yang kubeli saat jaman ospek tahun lalu akan pensiun dini. Nyata-nyatanya kehadirannya selama setahun ini tak ada dampaknya bagiku, hiks. Benar sekali jika ada yang mengatakan, gaya atmosfer kasur lebih besar kekuatannya daripada suara apapun.
Tadi cerita apa? Oh iya kulanjutkan cerita kekacauan pagi ini.
Masalah baru muncul saat kubuka layar handphone dan kutemukan diriku tiba-tiba menjadi artis. Banyak chat masuk dan menimbulkan notifikasi yang bising sekali. Oh tidak, aku hampir meloncat saat mendapati tulisan, Jarkom! Diharapkan kepada anggota tutor 17 untuk segera merapat. Dokter sudah menuju ruangan…….sebelum selesai kubaca pesan singkat itu, aku melaju ke kampus dengan kecepatan tinggi.
Aku datang tepat waktu. Sangat tepat waktu bahkan jarak antara kedatanganku dan dosen hanya berjarak satu detik saja. Syukurlah,fiuh.Bahan presentasi sudah kupersiapkan semalaman,aku membuka tas sambil mencari-cari laptop. Aku baru saja ingat bahwa aku tak membawa laptop karena tadi terburu-buru. Rasanya mau kabur dan menangis di pojokan kelas,sungguh.
Namun tiba-tiba kudengar suara seseorang, ‘’Maaf dokter, sepertinya Ratna belum bisa maju ke depan, saya bersedia menggantikannya untuk presentasi’’ .Mimpi apa aku semalam, batinku.. Ku tak percaya dengan penglihatanku sendiri. Kenapa Galih begitu baik padaku? Hei, aku tak bermimpi kan?
Ku memberanikan diri untuk mendekatinya setelah tutorial berakhir.
“ Galih, terimakasih sudah menolongku tadi. Apa kamu mau kutraktir makan di kantin sebagai bentuk terimakasih ku?” tawarku ramah.
“Oh oke, dengan senang hati, Ratna. Ayo kita ke kantin, sepertinya peristaltik ususku juga meningkat hehe”
Sesampai di kantin, kami memesan dua mangkok mie ayam dan es teh. Haha, ternyata selera makan kita sama, ku tersenyum kecil menyadari fakta itu.
“Hei, kenapa kamu senyum-senyum sendiri, Ratna? Kamu ga lagi halusinasi kan, Rat? “
“Haha tidak Galih, aku cuma ga nyangka ternyata selera makan kita sama. Kukira tadi kamu mau pesen menu lain. Oh iya, mau kasih info aja,nih. Mie ayam di dekat kantor pos enak banget loh Lih. Sayur sawinya seger. Tekstur mienya lembut. Kamu harus coba.” kataku lancar macam sales handal.
“Kalau gitu ayo makan mie disana malam ini denganku Ratna. Kurasa aku harus lebih sering bersamamu agar aku lebih sering merasakan bahagia. Kamu mau kan?”
Oh tidak, aku kalah telak. Aku rasa aku sudah jatuh hati padanya sejak pandangan pertama.
—————————————————————————————————————————-
“Sinta, aku mau kasih tau kabar super duper penting, kamu harus tahu” kataku dengan senyum merekah.
“Kenapa Rat? Kamu mau kasih tahu aku kalau kamu mau nikah? Iyaa? Eh iya kah Raaat?” kata Sinta sambil menggoyang-goyangkan pundakku dengan mata membulat.
“Ah, apaan sih Sin, kamu itu salah besar. Ada lagi sesuatu yang lebih penting dari itu.” kataku dengan nada misterius.
“TUH KAN BENERAAAN, kamu ga bisa bohong sama aku Rat, kamu beneran mau nikah? Ya Allah terimakasih, ternyata ada pria yang mau sama sahabatku ini” kali ini Sinta bahkan hampir sujud syukur kalau saja aku tidak mencegahnya.
“Sinta, dengarkan aku baik -baik, aku mau kasih tahu ke kamu kalau aku……pacaran sama Galih!” teriakku histeris tepat di depan wajah Sinta.
Sedetik kemudian, Sinta terdiam tak berkomentar. Agaknya dia meragukan ucapanku barusan.
“Kuulangi lagi ya Sin, aku pacaran sama Galih. Iya, dia yang jadi asdos, dia yang wajahnya melelehkan semua wanita, Sin. Aku gak bohong, bahkan kita udah pernah jalan sekali ke pantai.Dia laki-laki paling romantis yang pernah aku temui. Kamu percaya aku kan Sin?” ucapku dengan mata berbinar.
Tiba-tiba secara cepat Sinta memelukku, lalu memandangku tepat di bola mataku
“Iya Rat, aku percaya dengan ceritamu.Selama kita bersahabat, aku belum pernah melihat kamu sebahagia ini . Kamu bahagia bersama Galih?” dia balik bertanya padaku.
“Jenis pertanyaan macam apa itu, Sinta? Ya jelas aku bahagia! Wanita mana yang tidak mengimpikan laki-laki seperti dia, Sin?” kataku heran.
“Jika kamu sekarang merasakan bahagia, maka itulah kebahagiaan yang semu, Ratna sayang. Kenapa kukatakan semu? Karena setiap keburukan itu indah saat dijalani , tapi dosanya akan tetap kekal. Itulah kebahagiaan yang semu.” kata Sinta lugas.
“Oh jadi kamu mau melarangku untuk bisa bahagia dengan Galih, Sin? Kamu iri sama aku,ya? Kamu mau bilang kalau yang aku lakukan ini buruk?” jawabku tak terima.
“Bukan Rat, bagaimana aku bisa tak senang melihat sahabatku bahagia? Aku sayang padamu, Ratna. Mencintai dalam agama kita ada caranya sendiri, dan saat kita menjalaninya, maka kebahagiaan itu akan kekal dan lebih diridhoi. Bukankah keberkahan dan keridhoan Allah adalah tujuan hidup kita?” kata Sinta lembut.
“Kamu bisa begitu ke aku Sin, tapi bagaimana dengan teman-teman yang sudah berjilbab dan dikenal aktivis dakwah namun tetap berpacaran? Bukankah mereka sudah lebih paham daripada aku yang bahkan belum berjilbab? “ jawabku tak terima. Enak sekali dia melarangku untuk berpacaran.
“Itulah sebabnya aku tak ingin hal itu terjadi padamu, Ratna. Jangan lihat contoh itu, mungkin saja mereka belum benar-benar paham hakikat cinta. Baginda Rasul sudah berpesan indah, bahwa tak ada solusi paling mulia bagi sepasang manusia yang saling mencintai selain dengan ikatan pernikahan.” Sinta menatap mataku lekat.
Aku keluar dari kamar Sinta dengan muka masam. Dia berhasil mencampur aduk suasana hatiku. Sahabatku satu itu memang cerewet, dia tak akan sungkan untuk mengingatkanku jika ada sesuatu yang kurang pas di matanya. Termasuk soal pacaran. Apa katanya tadi? Menikah? Solusi macam apa itu? Sungguh tidak applicable buatku dan Galih yang bahkan masih kuliah. Aku tak habis pikir.
————————————————————————————————————————
“Hai, Raaaaat! Masih ngambek sama aku nih ceritanya?” tiba-tiba sebuah lengan melingkari leherku, gampang banget ditebak, Sinta!
“Iya” jawabku jutek sambil makan kentang goreng kantin.
“Ntar kalau ngambek terus, cantiknya luntur loh. Senyum yuk, biar inner beauty nya terpancar” goda Sinta.
“Iya iya, mana aku tahan lama-lama marah sama kamu. Tapi kamu kemarin kasih petuah aneh banget Sin,asli! Menikah katamu? Hahahaha” kataku sambil mencomot kentang part 2.
“Kemarin aku belum selesai cerita, kamu sih udah masam duluan wajahnya. Jadi , di daIam Islam sudah mengatur semuanyaaaaa,Ratna. Kalau belum sanggup menikah, maka berpuasalah,karena itu akan menjadi tameng bagi hawa nafsu” papar Sinta dengan jelas.
Suasana hening. Aku meresapi kata demi kata Sinta.
“Itulah indahnya agama kita, Ratna. Allah ingin kita berpuasa, menundukkan pandangan, menutup aurot, menghindari untuk berdua-duaan dengan lawan jenis, itu semua kembali pada kebaikan kita juga. Allah ingin kita menjaga kehormatan perasaan sampai waktunya tiba,yakni sampai kedua insan yang saling mencinta disatukan dalam ikatan pernikahan. Saat itulah pacaran akan terasa lebih menyenangkan dan tentunya, menuai pahala” ujar Sinta sambil tersenyum manis ke arahku.
Aku speechless.
—————————————————————————————————————————–
Malam ini spesial sekali, aku sudah lama menantikannya. Kesibukan masing-masing membuat kami jarang menghabiskan waktu berdua. Yah, inilah waktu yang tepat untukku berbicara padanya. Tekadku sudah bulat.
“Sayang, kamu dari tadi kok melamun terus sih?Ada yang kamu pikirkan ya?” tanya Galih heran.
“Oh enggak, aku gak memikirkan apapun kok. Aku cuma mau mengatakan sesuatu sama kamu” kataku dengan pelan.
“Kamu sakit, Ratna? Gak biasanya kamu jadi diem gitu. Kamu mau bilang apa?” Galih mencoba mengusap dahiku , tapi kutepis halus.
“Galih, kapan kamu mau menikahiku? “ tanyaku tegas.
Sesaat Galih kehilangan kata-kata mendengarkan ucapan itu keluar dari mulutku.
“Apa, menikah Rat? Kita ini masih mahasiswa, kenapa kita tidak menjalaninya dulu pelan-pelan baru memikirkan hal itu? Come on, kamu ga biasanya seperti ini Ratna” jawabnya cepat.
“Oke, kalau begitu, kita putus aja. Aku tak mau menjalani hubungan yang tidak jelas. Kumohon kamu hargai keputusanku ini, Galih. Selamat tinggal” ku bergegas berdiri.
“Tidak Ratna, kamu tidak bisa memutuskan sesuatu dengan sepihak seperti ini”, Galih meraih lenganku kasar.
“Lepaskan tanganku, Galih!” aku berlari meninggalkannya dan tidak lagi menoleh ke belakang.
Oh Allah, kuatkan aku!

ALUR PENDAFTARAN FIMA SUMMER CAMP 2017

fima youth summer camp

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

“FIMA SUMMER CAMP” merupakan event Internasional yang mengundang mahasiswa kesehatan dari seluruh dunia untuk berkumpul bersama, melaksanakan kegiatan kegiatan yang luar biasa, dan menimba ilmu tuk jadi pemimpin Islam dunia.

Yuk simak selengkapnya persyaratannya dengan membaca poster di atas atau dapat diunduh pada link di bawah ini:

Mekanisme Pendaftaran FIMA Summer Camp

Formulir pendaftaran FIMA dapat diunduh pada link berikut:

Formulir Pendaftaran FIMA Summer Camp

Info lanjut hubungi:
📱0852 3469 1943/ID line: @mohdsarli

#FIMASummercamp
#FULDFKIndonesia
#SolidMengakarMenyejarah

Hedonisme dan Pemuda Masa Kini

karimah

[Notulensi-Karimah 11 Feb 2017]
Hedonisme dan Pemuda Masa Kini
pemateri : dr. Nisa

HEDONISME itu ringkasnya satu fahaman yang mementingkan kesukaan dan kemewahan dalam kehidupan..

bentuknya bisa macem2 kan?

ada yg hedon-nya itu:

makan2 di resto yg mahal, misalnya : jajan CAVIAR yg dua keping aja udah 1,8 juta  dll yang sifatnya merupakan kebahagiaan sementara

Lalu untuk apa kita hidup di dunia?

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku” (Q.S adz-Dzaariyaat ayat 56)
jadi itu tujuan utama kita yaitu beribadah, bukan semata2 mengejar kebahagiaan duniawi lewat perilaku hedon
karena kita mesti juga ingat DUA PERTANYAAN penting lainnya:

1. Darimana kita berasal?
2. Untuk apa kita hidup di dunia?dan
3. Akan kemana kita setelah hidup di dunia ini?

Jawaban

1. Dari mana kita berasal?

blok Reproduksi yang kita pelajari di bangku kuliah, mungkin akan amat sangat jelas memaparkan hal ini.

bahwa setelah sperma bertemu dengab ovum akan terbentuk zygot yg berkembang menjadi janin….dst..

Prof.Lange itu menghabiskan usianya mempelajari ilmu Embriologi lalu membuat textbook..

tapi beliau tercengang saat tahu bahwa hal yg sudah dia pelajari sepanjang hidupnya,

ternyata sudah TERTULIS ribuan tahun sebelumnya dalam kitab yang disampaikan oleh manusia yg tuna-aksara (Al Quran)
setelah itu, Prof.Lange masuk Islam..

2. Untuk apa kita hidup di dunia?
jadi kita ini berasal dari Allah….kita hidup di dunia buat beribadah kepada Allah.

3. akan kemana kita setelah kehidupan ini?
ke negeri AKHIRAT

berapa lama kita di sana?
SELAMA2NYA…

cuma ada dua pilihan
selama2nya di neraka…
atau selama2nya di SYURGA