BIRRUL WALIDAIN


Oleh: DEW 4

Bismillahirrahmanirrahim…

Birrul walidain adalah berbakti kepada orang tua. Birrul walidain adalah hal yang diperintahkan dalam agama. Al-Walidain maksudnya adalah kedua orang tua kandung. Al-Birr maknanya kebaikan, berdasarkan hadits rasulullah SAW.: “Al-Birr adalah baiknya akhlak”. Al-Birr merupakan hak kedua orang tua dan kerabat dekat, lawan dari Al-‘Uquuq (durhaka), yaitu "kejelekan dan menyia-nyiakan hak“. Al-Birr adalah mentaati kedua orang tua di dalam semua apa yang mereka perintahkan kepada engkau, selama tidak bermaksiat kepada Allah, dan Al-‘Uquuq dan menjauhi mereka dan tidak berbuat baik kepadanya.”
Dalam Islam, kedudukan perintah berbakti kepada orang tua berada setelah perintah tauhid dan lebih utama dari jihad fi sabililah. Sebagaimana telah kami sampaikan, berbakti kepada orang tua dalam agama kita yang mulia ini, memiliki kedudukan yang tinggi. Sehingga berbakti kepada orang tua bukanlah sekedar balas jasa, bukan pula sekedar kepantasan dan kesopanan. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S Al-An’am: 151.
Katakanlah (Muhammad), “Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Jangan mempersekutukan-Nya dengan apapun, berbuat baiklah kepada ibu bapak, janganlah membunuh anak-anakmu karena takut miskin, kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; janganlah kamu mendekati perbuatan yang keji, baik yang terlihat ataupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti. – (Q.S Al-An’am: 151)
Pada saat anak-anak, orang tua di rumah maupun guru di sekolah sekalipun selalu mengajarkan tentang doa untuk orang tua. Doa untuk orang tua tidak terbatas waktu dan keadaan. Siapa pun bisa mendoakan orang tua baik saat orang tua masih hidup ataupun sudah meninggal karena doa untuk orang tua adalah amal jariah yang pahalanya tidak akan pernah putus sebagaimana Rasululllah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, yaitu:
“Jika seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh.” (HR. Muslim).
Anak yang shalih dan shalihah adalah investasi dunia dan akhirat. Kita semua pasti menginginkan surga Allah yang nilainya tidak terhingga. Allah SWT menjelaskan dalam QS. Al-Isra: 23-24, yaitu:
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orangtua. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya mencapai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. (23) Dan rendahkanlah dirimu di hadapan keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku di waktu kecil.” (24) – (Q.S Al-Isra: 23-24).
Sangatlah menyedihkan apabila dengan perkataan “ah” kepada orang tua saja adalah dosa besar oleh seorang anak apalagi jika membentak melebihi itu. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memohon ampun kepada Allah SWT dan dapat masuk ke dalam pintu surga. Surga memiliki beberapa pintu, dan salah satu pintunya adalah birrul walidain. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, yaitu:
“Kedua orang tua itu adalah pintu surga yang paling tengah. Jika kalian mau memasukinya maka jagalah orang tua kalian. Jika kalian enggan memasukinya, silakan sia-siakan orang tua kalian” (HR. Tirmidzi, ia berkata: “hadits ini shahih”, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no.914).
Selain itu, birrul walidain adalah salah satu cara ber-tawassul kepada Allah. Tawassul artinya mengambil perantara untuk menuju kepada ridha Allah dan pertolongan Allah. Salah satu cara bertawassul yang disyariatkan adalah tawassul dengan amalan shalih. Dan diantara amalan shalih yang paling ampuh untuk bertawassul adalah birrul walidain. Sebagaimana hadits dalam Shahihain mengenai kisah yang diceritakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengenai tiga orang yang terjebak di dalam gua yang tertutup batu besar, kemudian mereka bertawassul kepada Allah dengan amalan-amalan mereka, salah satunya berkata:
“Ya Allah sesungguhnya saya memiliki orang tua yang sudah tua renta, dan saya juga memiliki istri dan anak perempuan yang aku beri mereka makan dari mengembala ternak. Ketika selesai menggembala, aku perahkan susu untuk mereka. Aku selalu dahulukan orang tuaku sebelum keluargaku. Lalu suatu hari ketika panen aku harus pergi jauh, dan aku tidak pulang kecuali sudah sangat sore, dan aku dapati orang tuaku sudah tidur. Lalu aku perahkan untuk mereka susu sebagaimana biasanya, lalu aku bawakan bejana berisi susu itu kepada mereka. Aku berdiri di sisi mereka, tapi aku enggan untuk membangunkan mereka. Dan aku pun enggan memberi susu pada anak perempuanku sebelum orang tuaku. Padahal anakku sudah meronta-ronta di kakiku karena kelaparan. Dan demikianlah terus keadaannya hingga terbit fajar. Ya Allah jika Engkau tahu aku melakukan hal itu demi mengharap wajahMu, maka bukalah celah bagi kami yang kami bisa melihat langit dari situ. Maka Allah pun membukakan sedikit celah yang membuat mereka bisa melihat langit darinya“(HR. Bukhari-Muslim).
Oleh karena itu, wajib bagi kita sebagai anak untuk menjadi kebahagiaan orang tua dunia akhirat. Kita juga bisa menjadi penyejuk hati orang tua kita sendiri. Berkata-kata yang lembut, selalu menyayangi orang tua, dan selalu berbakti kepada orang tua. Itulah maksud dari birrul walidain. Dengan seperti itu, kita akan membuka pintu surga untuk kita dan orang tua kita karena itulah harapan ayah dan ibu kita Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Furqan: 7, yaitu:
“Dan orang orang yang senantiasa berdoa: Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami penyejuk pandangan kami dari istri-istri dan anak-anak kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin orang orang yang bertaqwa” (QS. Al Furqan: 72)

Sumber :
Perintah Untuk Birrul Wallidain
https://muslim.or.id/47127-perintah-untuk-birrul-walidain.html
cited 17 Agustus 2020
Birrul Walidain
https://id.wikipedia.org/wiki/Birrul_Walidain#Definisi
cited 17 Agustus 2020
Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Birrul Walidain (Berbakti pada Kedua Orangtua)
https://mutiaraislam.net/ayat-alquran-berbakti-pada-orangtua/
cited 17 Agustus 2020
Doa untuk Orang Tua yang menjadi Amal Jariah yang Tidak Pernah Putus
https://qazwa.id/blog/doa-untuk-orang-tua/
cited 17 Agustus 2020
Menjadi Penyejuk Pandangan Bagi Orang Tua
https://muslim.or.id/22215-menjadi-penyejuk-pandangan-bagi-orang-tua.html
cited 17 Agustus 2020