Birrul Walidayn

Banyak cara untuk bisa berbakti pada orang tua salah satunya keutamaan Birrul Walidain atau berbakti kepada kedua orang tua dalam agama kita merupakan salah satu kebaikan bahwa suatu kewajiban yang sangat krusial bahkan Birrul Walidain termasuk ke dalam 3 hal yang selalu Allah sandingan dalam AL Quran yaitu Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat, taatilah Allah dan Rasulnya dan yang ketiga adalah bersyukur kepada Allah dan kepada orang tua. Melihat hal tersebut tentunya Birrul Walidain benar-benar suatu hal yang sangat penting dan merupakan suatu ibadah yang paling agung di dalam Islam setelah mentauhidkan Allah.

Kewajiban berbakti kepada orang tua ini bahkan bisa dibilang mutlak dan hukumnya fardhu’ain. Sehingga siapa pun orang tua, apa pun pekerjaannya, apa pun jabatannya, bagaimana kehidupan pribadinya semua tak bisa menghalangi kita untuk tidak berbakti kita kepada orang tua.

Sebagaimana firman Allah subhaanahu wa ta’ala

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَ ا لَّ تَعْبُدُوا إِ ا لَّ إِيااهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِ ا ما يَبْلُغَ ا ن عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَ دُهُمَا أَوْ كِلََهُمَا فَلََ تَقُلْ لَهُمَا أُ فٍّ وَلََّ تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًَّ كَرِيمًا

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan hanya kepadaNya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya”

(Q.S.Al-Isra’ [17]: 23)

Memberi salam dan doa merupakan adab yang paling baik kepada orang tua kita. Membahagiakan kedua orang tua adalah salah satu cara untuk mendapatkan ridho-Nya. Menghormati kedua orang tua begitu banyak caranya diantaranya dengan menaati apa yang beliau perintahkan yang sejalan dengan ajaran agama kita. Apabila beliau memerintahkan untuk belajar, sekolah atau mengaji kita tidak boleh menolaknya. Apabila hendak pergi kita harus ingat untuk bersalaman,

Dalam sebuah firman Allah Q.S. Al-Lukman ayat 14 di sebutkan :

“dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu

Keutamaan Berbakti pada Orangtua

Tidak hanya menjadi perintah bagi muslim untuk menaati dan berbuat baik pada orangtuanya melainkan berbakti pada orangtua memiliki beberapa keutamaan. Diantara keutamaan berbakti kepada orang tua tersebut diantaranya

  1. Perbuatan yang dicintai Allah SWT

“Diriwayatkan bahwa Abi Abdurahaman Abdullah ibn Mas’ud bertanya kepada Rasulullah SAW, Amal apa yang paling dicintai oleh Allah SWT ? rasul menjawab : sholat tepat pada waktunya, kemudian aku menanyakan lagi, amal apa lagi ? Rasul menjawab  birrul walidain (atau berbakti pada orang tua), kemudian aku menanyakan lagi, amal apa lagi ? Rasul menjawab : jihad di jalan Allah, ( HR. Muttafaqun alaih ).

  1. Ridha Allah bergantung pada Ridha orangtua

Rasulullah SAW, bersabda :

”Ridho Allah terdapat dalam ridhonya kedua orang tua ( ibu bapak), dan murka Allah terdapat dalam murkanya kedua orang tua”. ( HR At-Tirmizi )

  1. Dimudahkannya segala perkara

Perlu diketahui bahwa mungkin jika seseorang memiliki kesulitan dalam hidupnya adalah karena ia durhaka pada kedua orangtuanya dan apabila seseorang mendapatkan kebaikan dan kemudahan dalam perkaranya adalah mungkin karena perbuatan baik dan baktinya kepada orangtua. Oleh sebab itu seorang muslim hendaknya senantiasa berbakti pada orangtua dan berusaha merawat mereka dengan sebaik mungkin sehingga Allah SWT berkenan menghilangkan segala kesulitan hidup yang dialami oleh orang tersebut. (baca cara mendidik anak dalam islam dan pendidikan anak dalam islam)

  1. Diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya

Sebagaiamna kita ketahui bahwa silaturhami dapat memperluas rizki dan memanjangkan umur seseorang dan silaturahmi yang paling utama adalah silaturahmi dengan orangtua dan senantiasa berbuat baik kepada mereka.

  1. Memperoleh imbalan surga dan dijauhkan dari malapetaka

Seorang anak yang berbuat kejahatan atau durhaka pada orangtuanya maka surga haram baginya dan sebaliknya mereka yang berbakti pada kedua orangtuanya, Allah menjanjikan surga bagi mereka. Tidak hanya itu, dosa-dosa yang dilakukan seseorang di dunia mungkin akan mendapat balasannya di akhirat namun dosa yang dilakukan seorang anak kepada kedua orangtuanya di dunia,hukumannya tidak hanya ia dapatan diakhirat saja melainkan disegerakan hukumannya di dunia (baca dosa yang tak terampuni oleh Allah SWT).

Lalu jika kedua orang tua kita pergi menghadap Allah SWT apakah kita masih bisa berbakti kepada beliau ? Pada suatu hari ada salah satu sahabat Rasulullah yang bertanya “ Ya Rasulullah apakah kita masih bisa berbakti kepada kedua orang tua yang telah meninggal ? ’’ Rasul menjawab ada tiga hal yang harus dijalankan kepada seorang anak agar bisa berbakti kepada kedua orang tua yang telah meninggal

1.)  Assolatu alahima yang artinya mendoakan keduanya

2.) Walistighfaru lahuma yang artinya memohonkan maafkan keduanya

3.) Waingfadu adihima yang artinya melaksanakan janji-janjinya

Untuk itu marilah kita berbakti kepada kedua orang tua kita dan sayangilah mereka.

 

 

Referensi :

Buku berjudul “Birrul Walidain : Berbakti kepada Kedua Orang Tua” penulis Ustadz Yazid bin Abdul

Qodir Jawas