KAUM WANITA QURAISY

KEUTAMAAN KAUM WANITA QURAISY

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah rhadiyallahu ‘anhu, ia berkata “Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik – baik wanita yang menunggangi unta – salah seorang perawi menyebut, ‘(adalah) wanita Quraisy yang terbaik,’ yang lain menyebut, ‘(adalah) wanita Quraisy,’ – mereka paling menyayangi anak yatim saat kecil, dan paling menjaga (hak – hak) milik suami’.”

Diriwayatkan dari Sa’id bin Musayyib bahwa Abu Hurairah berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam bersabda, ‘Kaum wanita Quraisy adalah kaum wanita terbaik yang menunggangi unta. Mereka paling sayang kepada anak dan paling menjaga (hak – hak) suami’.”

Sa’id berkata, “Abu Hurairah berkata setelah itu, ‘Dan Maryam binti Imran sama sekali tidak menunggangi unta’.”
Imam An–Nawawi menjelaskan, sabda beliau, “Sebaik–baik wanita yang menunggangi unta adalah wanita Quraisy, mereka paling menyayangi anak yatim saat kecil dan paling menjaga (harta) milik suami.”

Hadits ini menunjukkan keutamaan wanita Quraisy dan keutamaan sifat yang disebut dalam hadits ini :
1. Sayang anak, merawat anak dengan baik, merawat mereka dengan baik jika mereka yatim
2. Menjaga hak suami terkait harta benda, memelihara, dan memegangnya sebagai amanah, mengaturnya dengan baik untuk keperluan nafkah, dan lainnya.

Makna “yang menunggangi unta,” maksudnya adalah kaum wanita Arab. Karena itu, Abu Hurairah rhadiyallahu’anhu berkata dalam hadits ini, “Maryam bin Imran sama sekali tidak menunggangi unta.” Maksudnya, kaum wanita Qurasiy adalah kaum wanita Arab terbaik. Seperti diketahui, secara garis besar kaum Arab lebih baik dari kaum – kaum lainnya. Namun secara individu kaum Arab tercakup di dalamnnya secara khusus.

Makna “dzaata yad” adalah sesuatu yang disandarkan kepada suami (segala hak suami, penerj.)

Sedangkan “Ahnaa hu” maksudnya yang paling sayang terhadap anak, merawat mereka setelah menjadi yatim dan ditinggal mati ayahnya, sehingga si ibu tidak menikah. Apabila si ibu menikah lagi berarti ia tidak sayang terhadap anak (Muslim bi Syarh An-Nawawi).

[1]Muttafaq’alaih. HR Bukhari (5082), Kitab : nikah, HR. Muslim (200/2527), kitab: keutamaan –keutamaan para sahabat
[2]Shahih. HR. Muslim (201/2527), kitab: Keutamaan – keutamaan para shahabat.

Sumber :
Syaikh Mahmud Al-Mishri. Shahaabiyyaat Haular Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.Ummul Qura: Jakarta. Hal. 33

TERAPI BEKAM SESUAI SUNAH RASUL UNTUK MASA TUA TERHINDAR DARI HIPERTENSI

bekam2

Penulis: Nur Mahmudah1, Rosalia Kusuma Dewi2, Faried Alwi Mar’ie3

Editor: Rezeki Ananda Elyani4

1Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

2Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Jenderal Soedirman

3Fakultas Kedokteran Universitas Abdu Rab Pekanbaru Riau

4Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Penyakit ini cukup banyak diderita penduduk baik di perkotaan maupun pedesaan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi, yaitu sebesar 25,8%. Keadaan ini sering dijumpai pada lansia tetapi seringkali diabaikan. Sebanyak 65% orang berusia 60 tahun atau lebih mengalami hipertensi. Sementara itu, orang-orang dengan tekanan darah yang normal pada usia 55 tahun memiliki risiko sebesar 55% untuk menderita hipertensi di kemudian hari.

Pengobatan farmakologis dengan agen antihipertensi seperti diuretika, penyekat reseptor beta adrenergic, penyekat saluran kalsium, inhibitor Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) atau penyekat reseptor alfa adrenergic memiliki tantangan tersendiri. Pengobatan tersebut bergantung pada pertimbangan pasien termasuk mengenai biaya, karakteristik demografik, penyakit penyerta, dan kualitas hidup. Berbagai faktor menyebabkan kepatuhan meminum obat pada lansia sulit dicapai dengan baik, ditambah dengan fungsi organ tempat metabolisme obat yang menurun serta efek samping yang dapat timbul dari konsumsi obat-obatan menyebabkan hipertensi menjadi lebih sulit dikontrol. Padahal, peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan berbagai masalah lebih lanjut seperti kerusakan pada ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantung koroner), dan otak (stroke) bila tidak dideteksi secara dini dan tidak mendapat pengobatan yang memadai. World Health Organization tahun 2012 menyebutkan bahwa hipertensi menyebabkan 8 juta kematian per tahun di seluruh dunia. Selain dengan mengubah pola hidup yang tidak sehat, terapi bekam merupakan salah satu pilihan pengobatan non-farmakologis untuk hipertensi.

Bekam dalam dunia medis dikenal dengan istilah oxidant release therapy, oxidant drainage therapy, atau detoksifikasi. Bekam dilakukan dengan cara penyedotan menggunakan alat khusus yang sebelumnya didahului dengan pembedahan minor di titik-titik tertentu. Bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang terkontaminasi toksin atau oksidan dari dalam tubuh melalui permukaan kulit ari.

Tidak hanya di Indonesia, bekam juga dikenal di berbagai negara dengan bermacam istilah. Bekam merupakan istilah yang dikenal dalam bahasa Melayu, bahasa Arab mengenalnya sebagai Hijamah, dalam bahasa Inggris dikenal sebagai cupping, orang Cina mengenalnya sebagai guasha, sedangkan orang Indonesia mengenalnya sebagai cantuk atau kop.

Berbagai penelitian telah mengungkapkan banyaknya manfaat yang didapat dari terapi bekam seperti mencegah penyakit kardiovaskular, mengatasi berbagai penyakit seperti hiperlipidemia, hipertensi, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, asam urat, nyeri otot, hepatitis, dan kondisi kelebihan zat besi dalam darah seperti talasemia, meningkatkan aktifitas saraf-saraf vertebra, menghilangkan kejang-kejang dan keram otot, serta mengatasi gangguan kulit, alergi, jerawat, dan gatal-gatal.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh dr. Faried Alwi Mar’ie di rumah sakit Prof. Dr. Tabrani Pekabaru Riau pada Juni 2014 mengenai efek kerja bekam pada hipertensi menunjukkan bahwa bekam mampu memperbaiki aterosklerosis dengan cara mengurangi penebalan diniding pembuluh darah serta mengurangi sumbatan pembuluh darah. Hal ini dilakukan terhadap beberapa pasien hipertensi yang bersedia melakukan pemeriksaan arteriografi ulang setelah pembekaman untuk mengevaluasi perbaikan yang terjadi.

Terapi Bekam Menurut Sunah
Bekam merupakan suatu teknik pengobatan yang telah dipraktikkan oleh manusia sejak lama baik kaum muslimin maupun bukan. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pun telah melakukan dan menganjurkan terapi bekam untuk mengobati berbagai penyakit.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda: “Sekiranya ada pengobatan yang baik untuk kalian jadikan sebagai obat, maka itu terdapat pada bekam dan sengatan api panas (terapi degan menempelkan besi panas di daerah yang luka) namun aku tidak menyukai kay (terapi degan menempelkan besi panas di daerah yang luka).” (Sahih Bukhari No. 5269)
Dalam hadis riwayat lain, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya berbekam adalah pengobatan yang paling utama atau termasuk terapi yang paling baik.” (Sahih Muslim No. 2952)

Metode Bekam dari Waktu ke Waktu
Alat yang digunakan dalam melakukan bekam dapat terbuat dari tanduk kerbau atau sapi, gading gajah, bambu, gelas, atau dengan alat vakum yang bersih dan higinies. Perkembangan sains dan teknologi menjadikan cara pengobatan ini lebih praktis, efektif dan higienis serta mengikuti kaidah-kaidah yang telah diilmiahkan, sehingga memudahkan setiap orang untuk melakukan terapi ini tanpa disertai efek samping. Alat bekam digunakan untuk penyedotan. Kevakuman udara yang terjadi di dalam alat bekam itu akan menarik darah sehingga terjadi turbulensi yang disebabkan oleh bertambahnya tekanan internal dibandingkan tekanan yang berasal dari luar. Lalu darah keluar dari urat-urat kecil yang menimbulkan bekas seperti memar sementara. Hal itu akan meringankan atau menghilangkan terjadinya congestion (penimbunan) yang ada di daerah pembekaman. Ditambah lagi dengan berbagai reaksi balik lain yang memiliki pengaruh sangat jelas dalam menghilangkan rasa sakit dan meringankan kesenakan. Jika pembekam menempelkan alat bekam pada kulit setelah penorehan (penggoresan tipis pada permukaan kulit) dengan pisau bedah ataupun alat tajam apapun, maka hal itu akan mempercepat keluarnya darah dari tubuh melalui tempat-tempat penorehan. Dan hal itu akan mencegah terjadinya pembekuan pada luka toreh dan melancarkan keluarnya darah.

Mengenai metode berbekam, Imam Ibnul Qoyyum berpendapat bahwa waktu yang baik untuk berbekam adalah pada waktu menjelang petang, lalu tepat pada waktu petang hingga waktu-waktu berikutnya, bila kebutuhan akan bekam mendesak, maka bisa dilakukan pada semua hari, mulai dari awal hingga akhir bulan. Hal ini berdasarkan hadis-hadis yang sesuai dengan apa yang telah disepakati oleh para dokter.10 Selain itu, berdasarkan jenis penyakitnya, titik-titik bekam berada di ummu mughits (puncak kepala), al-akhda’ain (dua urat leher), al-kaahil (punduk), al-katifain (bahu kiri dan kanan), dua jari di bawah punduk, belikat kiri dan kanan, ala-warik (pinggang), dan ala dzohril qadami (betis).

Berbekam sebagai Terapi Hipertensi ditinjau dari Ilmu Kedokteran Modern

Bekam bertujuan untuk mengeluarkan darah kotor yang ada dalam tubuh. Dalam tubuh manusia terdapat darah-darah yang tidak bisa bergerak lagi atau statis. Darah itu tidak berfungsi lagi, sehingga membuat aliran darah menjadi tidak lancar dan menjadi penyebab berbagai macam penyakit. Darah yang statis tersebut mengendap di permukaan bawah kulit dan dengan berbekam darah statis itu disedot keluar. Fungsi pengobatan bekam terhadap kesehatan ada dua yaitu sebagai pencegah dan penyembuh. Sebagai pencegah atau pemeliharaan kesehatan bekam dapat dijalankan kepada orang yang relatif tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti. Sementara bagi orang yang memiliki gangguan kesehatan tertentu, bekam berfungsi untuk menyembuhkan.

Penelitian telah membuktikan bahwa bekam sebagai pengobatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad shallallahu’alihi wa sallam mempunyai manfaat yang dibuktikan secara ilmiah dapat mengobati penyakit dengan membersihkan darah dan cairan interstisial dari substansi penyebab penyakit. Beberapa cara kerja bekam dapat dijelaskan sebagai berikut. Kulit dan otot memiliki banyak titik saraf di bawahnya. Titik-titik ini saling berhubungan antara organ tubuh satu dengan lainnya sehingga bekam dilakukan tidak selalu pada bagian tubuh yang sakit namun pada titik simpul saraf terkait.11 Pada sistem baroreseptor arteri, mediator-mediator inflamasi yang keluar pada saat dilakukan bekam menstimulus vasokontriksi dan vasodilatasi pembuluh darah sehingga pembuluh darah dapat merespon dan meningkatkan kepekaan terhadap faktor-faktor hipertensi.

Bekam biasanya dilakukan pada permukaan kulit (kutis), sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan pada jaringan bawah kulit (subkutis). Kerusakan ini akan menyebabkan pelepasan beberapa zat seperti serotonin, histamin, bradiknin, slow reaction substance (SRS) serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi (pelebaran) kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku. Di samping itu, vasodilatasi (proses perluasan pembuluh darah) umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Peran lain juga dilakukan oleh adenohipofisis yang akan melepaskan corticotrophin releasing factor (CRF). CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya hormon-hormon seperti ACTH, corticotrophin, dan kortikosteroid. Hormon kortikosteroid ini mempunyai efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel. Di samping itu, stimulasi saraf permukaan kulit oleh terapi bekam ini akan dilanjutkan ke arah thalamus sehingga menghasilkan endorphin. Selanjutnya endorphin akan meningkatkan aktivitas saraf simpatis sehingga curah jantung menurun dan tekanan darah akan turun.

Sedangkan golongan histamin yang ditimbulkannya mempunyai manfaat dalam proses reparasi (perbaikan) sel dan jaringan yang rusak, serta memacu pembentukan reticuloendhotelial cell yang akan meninggikan daya resistensi (daya tahan) dan imunitas (kekebalan) tubuh. Sistem imun ini terjadi melalui pembentukan interleukin dari sel karena faktor neural, peningkatan jumlah sel T karena peningkatan set-enkephalin, enkephalin, dan endorphin yang merupakan mediator antara susunan saraf pusat dan sistem imun, substansi P yang mempunyai fungsi parasimpatis dan sistem imun, serta peranan kelenjar hipofisis dan hipotalamus anterior yang memproduksi CRF.

Penelitian lain menyebutkan bahwa bekam melalui zat nitrit oksida (NO) dapat berperan dalam vasodilatasi dan meningkatkan suplai nutrisi dan darah yang dibutuhkan oleh sel-sel dan lapisan-lapisan pembuluh darah arteri maupun vena, sehingga menjadikannya lebih kuat dan elastis serta mengurangi tekanan darah. Bekam juga berpengaruh dalam menstabilkan saraf simpatik sehingga sekresi renin dapat dikontrol. Kestabilan sekresi renin ini kemudian menstabilkan pengeluaran hormon aldosterone sehingga pengeluaran garam dan air dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang dan volume cairan dalam tubuh dapat dikendalikan. Kondisi ini kemudian berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah menjadi normal kembali. Pada proses autoregulasi vaskular, kadar natrium dalam darah yang normal menyebabkan tekanan vaskular terutama pada tekanan arteri sistemik pembuluh darah menjadi normal. “Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (Yusuf:87)

DAFTAR PUSTAKA

  1. 2014. Hipertensi. Jakarta Selatan: Pusat Data dan lnformasi Kementerian Kesehatan RI.
  2. Dickerson LM, Gibson MV. Management of Hypertension in Older Persons. Am Fam Physician.2005 Feb 1;71(3): 469-476.
  3. Santoso, Apriyatmoko R, Mardiyaningsih E. Pengaruh Terapi Bekam terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Kota Semarang. Dari http://perpusnwu.web.id/karyailmiah/documents/4822.pdf. Diakses pada 20 Maret 2017.
  4. Rahman MA. Pengaruh Terapi Bekam terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Bekam Abu Zaky Mubarak. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2016. h. 3-33.
  5. Andari R. 2013. Pengaruh Bekam Basah terhadap Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus di Semarang. Jurnal Media Medika Muda. Semarang: Universitas Diponegoro. 2013. h. 2.
  6. Nurdiyana, dkk. 2010. Berbekam Alternatif Pengobatan. Laporan Penelitian. Banjarmasin: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.
  7. Akbar N, Mahati E. Pengaruh Bekam Basah terhadap Kolesterol dan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Semarang. Jurnal Media Medika Muda. Semarang: Universitas Diponegoro. 2013. h. 2.
  8. Mustika F, Rahayuningsih A, Fajria Pengaruh Terapi Bekam terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Bekam DeBesh Center Ar Rahmah dan Rumah Sehat Sabbihisma Kota Padang tahun 2012. Artikel Ilmiah. Padang: Universitas Andalas. 2012. h. 2-3.
  9. Mar’ie, Farid Alwi. 2017. Efek Bekam terhadap Hipertensi. Wawancara kepada Peneliti. 18 April, pukul 08.13.
  10. Haryono O. Hijamah (Bekam) Menurut Hadits Nabi SAW. (Studi Tematik Hadits). Skripsi. Semarang: Institut Agama Islam Negeri Walisongo. 2008. h. 13-32.
  11. Safrianda, dkk. 2015. Efektivitas Terapi Bekam Basah Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Rumah Terapi Thibbun Nabawy Naskah Publikasi. Pontianak: Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak.
  12. Santi, YumiraRia., dkk. 2014. Terapi Bekam dan Akupunktur Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Primer (Esensial) di Klinik Herbal El Zahra Kota Tarakan. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia. 2(3): 147-154.

 

Yah.. Puasa Lagi..

Yah..Yah Puasa Lagiuasa Lagi..

Assalamu’alaikum ikhwah fillah ,tak terasa Ramadhan sudah tinggal beebrapa hari saja,

Apa yang kamu pikirkan setelah mendengar kata “Ramadhan” ?

Loh apaan tuh.. perutnya kok udah bunyi duluan denger kata Ramadhan -_-….

Apalagi kira-kira, iklan sirup kan pastinya… apaan nih kalian Tadi perut bunyi sekarang ngeces… (excessive ammount of fluid got out from mouth)

Belum lagi muncul pertanyaan yang sering kita dengar, malam ini dibangunin sahur sama siapa ~

Mau buka bareng dimana ~

Dengan siapa ~ oh yolanda … ehh

Dan segala ocehan orang yang menurunkan semangat kita untuk menyambut Ramadhan.Tetapi, apakah Ramadhan itu hanya sebatas puasa ? NO

Apakah Ramadhan selayaknya kita sambut dengan sedih hati ? NO

Apakah Ramadhan kali ini penulis masih sendiri ? YES *nulis sambil tremor*

Itulah ikhwah mengapa pahala puasa begitu besar karena perjuangan menahan hawa nafsu kita.

Lantas apakah Ramadhan kita terdahulu sama saja dengan Ramadhan besok ini ? Sudah yakinkah bahwa amal kita sudah cukup untuk membawa kita menuju surga-Nya? Lalu bagaimana cara terbaik kita mempersiapkan Ramadhan kali ini ?

Tenang !
Berikut Tips-Tips Oke buat Mempersiapkan Ramadhan
1. Memperbanyak Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban

Foto 1

2. Bayar Hutang Puasa
Foto 2

Bukan cuma hutang sama teman kita yang harus dibayar,Hutang sama Allah juga harus dibayar terutama kamu .. iya kamu.. ukhti

3. Membaca Al-Qur’an dan Mengeluarkan Zakat

 
Foto 3

persiapkan diri kita untuk lebaran dengan membaca Al-qur’an,karena bulan sya’ban disebut juga syahr Al-Qurra .
Nah, bagaimana untuk saudara kita yang makan sehari-hari saja susah ? kita bantu mereka agar mereka juga bisa merasakan indahnya Ramadhan.

4. Mempersiapkan perangkat puasa

Perangkat Puasa ? apaan tuh ?

Ohh.. itu kan mahar yang lagi ngehits di sinetron sinetron..

OKE, ABAIKAN

Perangkat Puasa tu apasih ? yaitu adalah segala macam yang kita persiapkan untuk puasa Ramadhan nanti

Apa Aja ? Misalnya saja kurma yang merupakan Sunnah untuk mengawali buka puasa, dan tentu saja bagi kamu yang ngekost karena jauh dari orang tua dan so pasti dekat-dekat buka puasa pasti semua restoran pada penuh. Jangan berkecil hati mblo, tipsnya adalah kalian bisa memesan catering atau masak sendiri. Catering harus dibooking jauh-jauh hari dan bahan memasak juga harus di list tiap harinya agar sahur dan berbukamu tepat waktu. Tapi perlu diingat, Ramadhan bukan ajang foya-foya dan khalwat dengan lawan jenis.

Dan setelah ini kalau masih ada yang merengek minta dibangunin sahur sama gebetan ,atau buka bareng pacar, atau sahur bareng pacar
PLEASE ~~~
Dibuka lagi ya Al-Isra ayat 32 nya 
So,bagaimana tipsnya ? semoga bermanfaat yaaa
dan
Semoga Allah memudahkan kita semua
Wassalamu’alaikum 

ARE YOU READY?

ARE YOU READY feature image

 

ARE U READY?

-YW-

            Tak terasa Sya’ban hampir berlalu  dan beberapa hari lagi Ramadhan pun menghampiri. Apa yang kamu rasakan ? Apa yang sudah kamu siapkan? Sudah siapkah dengan kedatangan bulan penuh rahmat ini?

Imam Abu Bakr Az Zuri rahimahullah memamparkan dua perkara yang wajib kita waspadai, salah satunya adalah

اَلتَّهَاوُنُ بِالْأَمْرِ إِذَا حَضَرَ وَقْتُهُ

Kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya

Ketidaksiapan tersebut merupakan salah satu bentuk meremehkan perintah. Akibatnya pun  sangat besar, yaitu kelemahan untuk menjalankan kewajiban tersebut dan terhalang dari ridha-Nya.

 

Abu Bakr Az Zur’i menyitir firman Allah ta’ala berikut,

“Maka jika Allah mengembalikanmu kepada suatu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), Maka katakanlah: “Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang.”

[At Taubah: 83]

Ketahuilah, Allah ta’ala tidak menyukai keberangkatan mereka dan Dia lemahkan mereka, karena tidak ada persiapan dan niat yang lurus bagi mereka.

Ibaratnya, di bulan Ramadhan, umat muslim yang notabennya  adalah hunter reward from Allah, akan tetapi belum mempunyai persiapan satupun untuk berburu. Kira – kira apa yang akan terjadi?

Walaupun setan dibelenggu di bulan Ramadhan, tapi masih banyak yang berbuat maksiat. Kira – kira kenapa? Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Jika masuk bulan Ramadhan, pintu – pintu rahmat dibukakan, pintu – pintu Jahannam ditutup dan setan – setanpun diikat dengan rantai.

[HR.  Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079]

 

Nah, ingat guys musuh utama manusia itu bukanlah setan saja tapi dari diri kitapun ada. Siapakah??? Ya bener.. Dia Hawa Nafsu kita… dan Hawa nafsu itu  lebih cendrung kepada kemaksiatan. Seperti Firman Allah :

“Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kejahatan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan…“

[QS. YUSUF 53]

Nah, bener kan.. hawa nafsu itu lebih mendorong pada kejahatan. Dan jaminan untuk  kita tidak akan melakukan  maksiat itu tak ada. Kecuali nafsu itu diberi rahmat oleh Allah.

Allah berfirman :

“… kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Rabbku. Sesungguhnya Rabb-ku Maha Pengampun Maha Penyayang”

[QS. YUSUF 53]

Sudah jelas bukan? Tidak ada yang tau kita akan bisa menghadapi hawa nafsu kecuali nafsu itu Allah rahmati. Bila ingin menang melawannya dan menginginkan kebebasan dari neraka di bulan Ramadhan dan ingin diterima amalnya serta dihapus segala dosanya, maka harus ada bekal yang dipersiapkan.

Apa saja sih yang mesti dipersiapkan?

Tentu saja persiapan yang dimaksud bukanlah dengan shopping  bahan makanan untuk persiapan makan sahur dan balas dendam waktu berbuka. Ataupun hal yang lebih cendrung melalaikan manusia dari mengingat Allah. Bukan pula travelling in a beach menjelang Ramadhan untuk rekreasi, makan-makan dan bermain-main.

 

Jadi, bagaimana cara kita menyambut Ramadhan?

Pertama, berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kedua, menuntaskan puasa tahun lalu.

Ketiga, persiapan keilmuan (memahami fikih puasa).

Kempat, persiapan jiwa dan spiritual.

Dan jangan lupa bertaubat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون

“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.”

[Hasan. HR. Tirmidzi: 2499]

 

Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk bertaubat, karena taubat wajib dilakukan setiap saat. Allah ta’ala berfirman :

“Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

[An Nuur: 31]

 

 Are You Ready?

Hijrah Cinta Part 3

S__4735100

Rasa itu masih sama, bagaimana mungkin bisa berubah jika Ia selalu menari-nari di hatiku. Aku harus salahkan siapa? dia? Tidak! aku tidak seegois itu. dia terlalu berharga untukku, bahkan menyebut namanya dalam bisikpun sudah mampu membuat hatiku bergetar. Saking istimewanya perasaan ini aku tak kuasa lagi untuk sekedar menyapanya apalagi menanyakan kabarnya. Ah dia.. bagaimanakah kabarnya sekarang?..

Assalamualaikum ikhwahfillah masih ingat dengan cerpen Galih dan Ratna?? Akankah mereka akan bersatu dalam sebuah ikatan yg halal??

Silahkan download dan membaca cerpen kemuslimahan FULDFK,, Hijrah Cinta Part 3
semoga menginspirasi 😇